Arsip Kategori: Software

Apple Pamerkan Sistem Operasi ‘Singa Gunung’

California – Apple memperkenalkan sistem operasi baru untuk komputer Mac, OS X Mountain Lion. Mountain Lion atau Singa gunung ini telah dirilis untuk para developer dan rencananya akan bisa dinikmati konsumen pada pertengahan tahun 2012 ini.

Yang menarik, Mountain Lion membawa fitur-fitur mirip dengan iOS, sistem operasi iPhone dan iPad. Mountain Lion terintegrasi dengan iCloud. Ketika user mengaktifkan komputer Mountain Lion pertama kali, mereka diberi opsi untuk sign in dengan Apple ID, lalu otomatis akan set up iCloud, FaceTime, iTunes Store serta Mac App Store.

Di Mountain Lion, aplikasi messaging yang disebut Messages hadir menggantikan iChat. Mirip di iOS, dibenamkan fitur Reminders dan Notes serta Game Center. Juga terdapat Notification Center untuk mengingatkan user jika ada email, pesan baru dan sebagainya.

Kabar baik bagi pengguna Twitter yang gemar komputer Mac. Seperti dikutip detikINET dari USAToday, Jumat (16/2/2012), Twitter juga terintegrasi di Mountain Lion. Di browser Safari, Preview, Photo Booth dan Quick Look, pengguna bisa mengirimkan tweet.

Fitur lain yang mendapat perhatian adalah AirPlayMirroring serta Gatekeeper. Berkat AirPlay Mirroring, user bisa menampilkan layar komputer ke televisi yang terkoneksi Apple TV secara wireless, dengan dukungan resolusi definisi tinggi.

Sedangkan Gatekeeper adalah fitur sekuriti baru untuk keamanan Mac. Dengan fitur tersebut, pengguna dapat melakukan setting agar komputer Mac hanya menerima software dari Mac App Store.

Mountain Lion dinilai menunjukkan bahwa Apple terus berupaya menjaga kesatuan ekosistemnya. Hal itu terlihat jelas kerena mereka membuat aplikasi dan interface yang hampir sama di semua gadget produksinya.

Februari, Kinect Siap Digunakan untuk Windows

LAS VEGAS, KOMPAS.com – Microsoft memastikan bahwa Kinect akan tersedia untuk Windows PC mulai bulan depan. Perangkat dengan sensor gerak tersebut selama ini hanya resmi tersedia sebagai perangkat pendukung konsol game XBox meskipun banyak hacker yang telah merekayasa agar dapat dimanfaatkan di PC.

“Kinect akan hadir untuk Windows pada 1 Februari atau hanya dalam waktu beberapa minggu lagi,” kata CEO Microsoft Steve Ballmer saat menyampaikan keynote di Consumer Electronics Show (CES) 2012, Senin (9/1/2011) malam di Las Vegas, AS.

Ia mengatakan, Kinect kini telah dikembangkan lebih luas agar dapat digunakan untuk aplikasi yang lebih luas tidak hanya sekadar bermain game. Ballmer meyakini Kinect akan merevolusi bidang pendidikan, kesehatan, bisnis, dan sebagainya.

Untuk mendorong pemanfaatan Kinect di berbagai sektor, Microsoft telah menggandeng sejumlah perusahaan seperti United Health Group, Toyota, Telefonica, Mattel, American Express, Siemens, Unilever, dan lebih banyak lagi perusahaan lainnya.

Kerja sama tersebut untuk mengembangkan aplikasi Kinect di Windows untuk berbagai keperluan sesuai bidang industri.

Di bidang pendidikan, Microsoft mendemokan pemanfaatan Kinect untuk mendukung edukasi lewat tayangan Sesame Street. Dengan aplikasi Kinect, anak-anak tidak cuma menonton video Sesame Street, namun dapat berinteraksi dengan karakter di layar TV.

Misalnya seolah-olah melemparkan barang ke karakter di dalam TV. Dalam video yang dipresentasikan, Kinect juga dimanfaatkan untuk bermain musik secara virtual, belajar bongkar pasang mesin, membantu guru mengajar di kelas, dan berolahraga.

Toko Operating Sistem

Online Store Operating System…

Silahkan kunjungi dan pilih-pllih sesuka Anda.

“Pilih Suka-Suka” hanya di www.Genux-Plus.com

Reseter pada Windows 8

KOMPAS.com — Microsoft akan menyediakan tombol Reset (pembersih) dan Refresh (penyegar) pada sistem operasi terbarunya, Windows 8, yang rencananya akan dirilis versi finalnya pada pertengahan tahun ini.

Fitur ini merupakan fasilitas imaging dari Windows 8, yang dioperasikan dengan menjalankan file “recimg.exe”. Fitur Refresh dan Reset pada Windows 8 ini lebih kurang sama dengan software Norton Ghost ataupun Acronis True Image.

Kedua fitur baru ini akan menghilangkan ritual instal ulang yang wajib dilakukan bila Windows (versi sebelumnya) bermasalah, kena virus, atau sudah sangat lambat.

Refresh
Jika merasa kinerja komputer menjadi lambat, atau penuh dengan malware, maka Anda dapat menggunakan fitur Refresh untuk menyegarkan kembali OS Windows 8 Anda. Fitur ini hanya menghapus data tertentu, tidak menghilangkan data personal dan data konfigurasi yang sudah ada, seperti konfigurasi jaringan, Bitlocker, dan personalisasi Desktop.

Fitur Refresh dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, cara menghapus secara cepat atau menggunakan modus quick. Kedua, menghapus secara menyeluruh atau modus through yang menghapus data secara acak dari hard disk. Fitur ini sangat memudahkan pengguna awam jika komputer terkena virus.

Reset
Fitur Reset bisa digunakan untuk mengembalikan komputer seperti baru pertama kali diinstal sistem operasinya. Tentu saja, fitur Reset akan menghapus seluruh aplikasi dan data. Komputer seperti baru keluar dari pabrik, sama sekali tak ada data di sana.

Fitur Reset sangat menguntungkan bagi Anda yang hendak menjual perangkat komputer yang menggunakan OS Windows 8.

Tidak butuh waktu lama
Microsoft mengklaim, kedua fitur ini bekerja dengan cepat dan tidak akan menyita waktu pengguna. Untuk fitur Reset, Anda hanya membutuhkan waktu enam menit. Sementara fitur Refresh yang bisa dilakukan dengan dua modus, tentu membutuhkan waktu yang berbeda. Refresh dengan modus quick hanya membutuhkan waktu 8 menit. Sementara Refresh dengan modus through membutuhkan waktu lebih lama, 24 menit.

Kedua fitur semacam ini banyak difasilitasi di perangkat tablet, baik yang berbasis Android maupun iOS. Jika sistem operasi Windows Phone dan Windows 8 untuk perangkat mobile ingin sukses di pasaran, maka Microsoft juga harus menyediakan kedua fitur ini.

Sumber :

Cerita di Balik Ketenaran Wallpaper Windows XP

Jakarta – Familiar dengan foto di atas? Ya, foto tersebut adalah wallpaper di sistem operasi Windows XP. Ternyata ada kisah menarik di balik penjepretan wallpaper yang mungkin paling banyak disaksikan di dunia itu.

Penjepretnya adalah Chuch O’Rear, mantan fotografer majalah National Geographic. Suatu ketika kala dia sedang mengemudi menuju rumah pacarnya, dia melihat sebuah pemandangan alam nan indah.

Naluri sebagai fotografer membuat Chuch berhenti di tempat yang berlokasi di North Carolina tersebut. Pemandangan menghijau dilatarbelakangi langit biru dan arak-arakan awan yang mempesona itu pun dijepretnya.

“Aku mengemudi dengan rute yang sama beberapa kali, namun Januari itu rumputnya tampil dengan warna hijau yang paling brilian sehingga aku keluar dari mobil dan mengambil beberapa foto,” kata Chuch.

Tak pernah terpikirkan olehnya bahwa foto tersebut nantinya akan menjadi salah satu yang paling banyak disaksikan di planet ini. Diperkirakan, lebih dari 1 miliar orang telah melihat wallpaper bertajuk Bliss di Windows XP, yang adalah foto karya Chuch.

Microsoft memilih foto itu sebagai gambar latar di Windows XP. Chuch tidak mau mengaku berapa banyak pembayaran yang diterima. Konon jumlahnya sangat banyak dan foto itu termasuk deretan foto termahal.

“Aku tidak berpikir ketika aku menjepret, foto tersebut akan populer seperti itu. Mungkin saja foto ini adalah yang paling dikenal di planet ini,” kata Chuch, dikutip detikINET dari DailyMail, Senin (14/11/2011).

( fyk / rns )

8 Fakta Mengejutkan di Biografi Steve Jobs

Jakarta – Biografi Steve Jobs yang mulai dipasarkan di beberapa negara mengungkap berbagai fakta mengejutkan. Buku ini disusun berdasarkan wawancara Walter Isaacson, penulisnya, dengan Jobs dan orang-orang dekatnya.


Review awal biografi Steve Jobs mengindikasikan buku ini sangat menarik. Biografi Jobs dikatakan sebagai potret yang kaya dari salah satu sosok dengan pemikiran terbaik pada zamannya. Berikut beberapa fakta mengejutkan tentang Steve Jobs di biografi tersebut, seperti detikINET kutip dari Huffington Post, Selasa (25/10/2011):

1. Dari mana nama Apple berasal?

Executek, Matrix, sampai Personal Computers Inc adalah nama-nama yang sempat dipertimbangkan Steve Jobs dan Steve Wozniak untuk perusahaan teknologi yang akan mereka dirikan. Jobs mengutarakan nama Apple setelah kembali dari sebuah pertanian buah apel dan akhirnya nama itu yang dipakai. “Nama ini terdengar asyik, bersemangat dan tidak mengintimidasi,” sebut Jobs.

2. Bill Clinton minta nasehat Jobs terkait skandal Monica Lewinski

Skandal perselingkuhan Bill Clinton dengan Monica Lewinski sempat menghebohkan Amerika Serikat di dekade 1990-an. Clinton yang kebingungan ternyata sempat minta nasehat Jobs. “Aku tidak tahu Anda telah melakukan perselingkuhan itu, namun jika memang benar, Anda harus memberitahukan hal itu ke (warga) negara ini,” demikian nasehat Jobs pada Clinton yang menjabat presiden AS kala itu.

3. Mengapa Jobs hampir selalu memakai sweater hitam?

Penampilan Jobs identik dengan sweater hitam. Ini berawal kala Jobs berkunjung ke pabrik Sony di Jepang dan menjumpai karyawan di sana berseragam. Ia menyukainya dan sempat berpikir agar karyawan Apple pun berseragam. Meski hal itu tak jadi terlaksana, Jobs memutuskan membuat pakaian khas untuk diri sendiri. Jadilah ia selalu memakai sweater hitam yang didesain oleh desainer asal Jepang bernama Issey Miyake.

4. Jobs kecewa dengan Barack Obama

Jobs adalah pendukung presiden Barack Obama. Namun ia kecewa dengan beberapa kebijakan Obama dan pada saat keduanya bertemu, Jobs memperkirakann Obama hanya akan menjabat selama 1 periode saja. Jobs berargumentasi pemerintah seharusnya lebih bersahabat dengan kalangan pebisnis dan mereformasi pendidikan.

5. Jobs awalnya menolak operasi kanker

Jobs pada awalnya menolak sebuah operasi kanker yang berpotensi menyelamatkan nyawanya. Rupanya Jobs tidak suka tubuhnya diutak atik. “Dia sungguh tidak siap untuk ‘membuka’ tubuhnya,” kata istri Jobs, Laurene Powell.

6. Jobs sempat menolak ide aplikasi untuk perangkat Apple

Layanan aplikasi termasuk faktor kunci kesuksesan Apple. Namun siapa sangka pada awalnya Jobs tidak suka dengan ide pihak ketiga bisa membuat aplikasi untuk perangkat Apple karena berbagai alasan seperti kemungkinan serangan virus. Namun akhirnya, Jobs berhasil diyakinkan untuk mengizinkan aplikasi di perangkat Apple.

7. Jobs merasa depresi saat peluncuran iPad generasi pertama

Berbagai kritik sempat menerjang Apple pada saat peluncuran iPad meski akhirnya gadget ini sukses keras. Perangkat ini dipandang kekurangan fitur. “‘Aku sepertinya mendapat depresi hari ini,” kata Jobs pada Isaacson, malam hari sesudah Jobs memperkenalkan iPad.

8. Jobs murka pada Google

“Aku akan menghabiskan nafas terakhirku jika memang perlu dan aku akan menghabiskan seluruh uang Apple sebesar USD 40 miliar di bank, untuk memperbaiki kesalahan ini. Aku akan menghancurkan Android karena ini adalah produk curian,” kata Jobs mengenai Android. Ia tidak terima Google mencuri ide-ide iPhone di Android.

( fyk / sha ) detikinet.com

Windows XP Masih Dicintai, Walau Mulai Ditinggalkan

Meski masih menjadi sistem operasi Windows yang paling banyak digunakan, Windows XP mulai ditinggalkan penggunanya setelah ‘berkuasa’ selama sekira 10 tahun.

Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan Net Applications, market share XP dari seluruh OS kini berada di bawah angka 50 persen. Menurut Net Applications, market share XP memang terus terkikis selama beberapa tahun terakhir. Tahun lalu, XP masih mencapai market share 62 persen. Namun Juli 2011, angka itu sudah menyusut hingga 51 persen.

Pada saat yang sama, versi terbaru Windows, Windows 7 menguasai hampir 28 persen pasar OS dibandingkan sistem operasi lain, termasuk Mac OS X dan iOS milik Apple. Namun angka ini terbilang cukup memuaskan mengingat Windows 7 baru dirilis pada Oktober 2009.

Sementara itu, market share Windows Vista terus mengalami penurunan setiap bulan dan kini hanya tercatat di angka 9 persen. Kendati demikian, secara keseluruhan Windows masih mendominasi pasar OS global dengan angka 87 persen.

Menurunnya market share Windows XP bisa jadi terkait dengan rencana Microsoft untuk mengakhiri siklus hidup Windows XP pada 2014 mendatang. Untuk itu, Microsoft pun berupaya keras mendorong pengguna Windows XP, baik individu maupun pelaku bisnis, beralih ke Windows 7 yang diklaim lima kali lipat lebih aman dibandingkan XP.

Namun migrasi dari Windows XP ke Windows 7 dinilai sangat membuang waktu, terutama oleh pelaku usaha. Tools yang dikeluarkan Microsoft seperti Windows Easy Transfer pun dinilai belum cukup membuat proses migrasi itu efektif.

Tak ayal, survei yang dilakukan terhadap sejumlah pekerja IT mengungkapkan bahwa mereka berniat terus menggunakan XP meskipun Microsoft menghentikan semua update untuk Windows XP pada 2014 mendatang. (CNet/Okezone)

%d blogger menyukai ini: