Troubleshoot : install ulang KSC dari nol (upgrade KSC 10.1 to KSC 10.4)

email : ariyaandro@gmail.com

kasus dan cara di atas ini mempunyai efek, komputer client yang sudah ada kaspersky nya tidak akan masuk ke daftar KSC. hal ini wajar dikarenakan kasusnya adlah remove kaspersky server hingga ke database KAV tanpa ada backup.

maka untuk measukan kembali ke KSC bisa menggunakan langkah dari link berikut

https://support.kaspersky.com/9290

butuh command promt windows tentunya jalan sebagai administrator. berukut hasil output nya yang dapat dilihat bila berhasil…

anydesk00009

tampak dilihat bahwa semua step “OK”, yang sebagai acuan di atas yaitu memakai ip address

lalu coba cek ke managed device di KSC nya, seharusnya bila benar2 lancar langkah di atas akan masuk list.

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

Iklan

Troubleshoot : Kaspersky Security Center 10 – Setup Install (2018)

email : ariyaandro@gmail.com

dari tahap install KSC di posting sebelumnya,

https://pmdkduaonline.wordpress.com/2018/01/15/kaspersky-security-center-10-kaspersky-endpoint-10-install-and-setting-2018/

maka akan di sharing pengalaman khusus waktu install KSC yang terjadi pada langgkah koneksi setting SQL untuk database dari KSC yaitu KAV.

disini waktu installasi menggunakan versi KSC 10.4. dengan problem beirkut : saat autentifikasi user sql bila ada kendala pada user sa (administrator ms.sql) dan lewat autifikasi windows tidak bisa. maka ada beberapa dugaan sebagai berikut yang di temui :

  1. user sa harus ada password
  2. ms.sql pada setting user nya tidak di mode mix dengan windows
  3. user windows belum dimasukan ke group admin dari ms.sql

dalam kasus ini di pilih opsi memasukkan user windows server ke dalam hak akses admin dari ms.sql juga.

  1. maka mulailah masuk ke sql dengan user sa pada management studio
  2. masukkan user administrator windows dari “new user” dari subfolder security-logins
  3. lakukan properties dari user administrator tersebut dengan memperhatikan hal berikut
  4. dan pastikan owner dari master juga seperti berikut.
  5. lalu kembalilah ke step installasi KSC dan lakukan ulang cek koneksi ms.sql dan semoga berhasil seperti berikut
  6. a

 

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

artian BACKUP dari sisi infrastruktur teknis

email : ariyaandro@gmail.com

 

 

secara bahasa teknis “BACKUP” disini masih dikatakan kata yang ambigu/tak jelas maksud dan fungsinya.

  • Backup = dapat di artikan mencadangkan sesuatu ke sesuatu
  • Backup = membuat penggantinya sama persis atau fungsi hampir setara
  • Backup = mengamankan data saja ke tempat yang lebih terkunci
  • Backup = kloning apapun yang berada di sekarang ke yang lain, sekaligus untuk membantu kinerja yang sekarang baik secara langsung atau bergantian saat yang sekarang bermasalah saja
  • dan sebagainya

namun yang perlu diperhatikan adalah pahami kebutuhan hasil backup yang diinginkan dan kegunaan backup nantinya. 2 point inti itu yang dirasa masih penting awal dipikir, agar backup disini sesuai harapan.

berikut gambaran skenario yang umumnya ada, sedangkan untuk kasus yang lebih tinggi dibutuhkan hardware dan setting yang lebih banyak dan tentunya komplek untuk di implementasikan.

  1. hasil backup bisa seperti copy file and paste file dari host ke host tertentu di waktu tertentu atau secara setiap saat. backup seperti ini biasanya bisa di akses juga seperti di tempat aslinya, jadi bila asal file perangkatnya bermasalah, ia bisa ganti sebagai tujuan akses file.
    point ini sudah diterapkan pada post berikut
    https://pmdkduaonline.wordpress.com/2018/04/17/synology-backup-file-dan-iscsi-ke-nas-yang-sejenis/
  2. ada seperti point 1, namun untuk hak akses file nya tidak mengikuti. dalam hal ini perlu setting lanjutan kembali bila ingin user akses ikut juga
  3. ada juga backup per dari folder yang dipilih saja, namun di tempat backup menghasilkan file khusus yang tak bisa dibuka. ini wajar dikarenakan backup disini nantinya akan bisa di restore/kembalikan/tarik ulang ke perangkat pengganti atau ke perangkat lainnya
    point ini sudah dilakukan untuk skenario backup iSCSI pada post berikut
    https://pmdkduaonline.wordpress.com/2018/04/17/synology-backup-file-dan-iscsi-ke-nas-yang-sejenis/
  4. a

sedang dipersiapkan post-nya…

salam teknis

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

Synology : Backup File dan iSCSI ke NAS yang sejenis (poin teknis)

email : ariyaandro@gmail.com

Di sini akan lebih dijelaskan poin teknisnya, agar lebih sepaham dengan judul dan keperluan yang ada.
Maaf tak sempat capture langkah setting, dikarenakan sudah di implementasikan dan yang tercatat penjelasan pentingnya…. Sisanya google saja.

Skenarionya berikut :

  • 1 NAS aktif yang sudah tergunakan sebagai file sharing dan storage windows (iSCSI)
  • dan 1 NAS baru yang akan di fungsikan tempat backup bila NAS yang aktif sekarang bermasalah tak dapat terakses dengan baik
  • NAS pertama dan kedua di gedung yang berbeda namun masih senetwork yang sama dan sekelas
  • Failover dari NAS1 ke NAS2 secara manual, yang penting data tak hilang dan masih ada penyelamatan sederhana

Maka fitur yang akan difungsikan pada setting synology nya yaitu :

  1. Shared Folder Sync – untuk backup file nya
  2. Hyper Backup – untuk backup iSCSI nya

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan waktu setting :

  • backup terlebih dahulu config masing2 NAS
  • untuk menjaga ke stabilan proses backup alangkah baiknya persamakan dahulu versi DSM kedua NAS… misal saling menggunakan update DSM 6.1
  • buat user administrator yang sama persis (user dan password) di masing2 NAS
  • untuk lebih enaknya bisa copas config (backup config NAS1 dan restore config NAS2) pilih sesuai yang diperlukan untuk opsi restore config. dalam hal ini restore user.
  • pastikan pada masing2 NAS rsync berjalan dengan baik di masing2 control panel
    ini merupakan service dasar agar fitur Shared Folder Sync berjalan dengan baik
    *perlu dingat fitur Shared Folder Sync ini tak akan ikut besertak hak akses foldernya, dalam hal ini hak akses user. jadi perlu di tata ulang nantinya. misal NAS1 ada user-akunting untuk hak akses folder tertentu maka di NAS2 buat user-akunting untuk hak akses folder tertentu kembali (tak harus di persiskan NAS1).
  • lalukan pemilihan folder yang yang akan di sync sesuai kebutuhan. ini yang perlu sangat diingat, apabila nanti ada folder shared yang baaru maka bila tidak tercentang maka file dalam folder sharing tersebut tidak akan masuk secara langsung ke NAS2.
    lakukan edit task ketika ingin melakukan penyesuaian kembali folder shared mana saja yang akan di ikutkan proses sync antar NAS.
    dalam hal sync ini terjadi real-time, bila mana ada sedikit perubahan sewaktu2 dari isi file shared NAS1 maka NAS2 akan langsung mendapat berita proses secara background system tentunya agar NAS2 melakukan penyesuai terhadap isi/status file-file dalam shared folder yang tercentang di setting awal.
  • untuk backup volume iSCSI maka akan memanfaatkan fitur Hyper Backup. dimana harus install dulu di kedua NAS dari Package Center Synology.
    pada NAS2 buat folder shared dengan nama apapun, diman ini akan dibuat sebagai acuan peletakan / destination hasil proses “hyper backup”.
    aktifkan/buat task backup LUN di NAS1, ikuti intruksi yang ada. arahkan hasil backupnya ke NAS2 di folder yang sudah dibuat tadi.
    sesuaikan waktu tertentu untuk melakukan backup volume iSCSI ini dari NAS1 ke NAS2 tentunya.

berikut gamabran topology yang telah di implementasikan…..

NAS2 disini hanya bersifat Pasif yang artinya akan hanya menerima hasil proses 2 fitur (sync folder shared dan hyper backup LUN iSCSI) yang sudah tersetting di awal. sedangkan NAS1 full untuk akses bagi yang membutuhkan.

OK… lanjut drama failover-nya. ^_^

NAS1 rusak

  • bila ada hal yang tak diinginkan di NAS1 maka semua komp client dipindahkan koneksi ke NAS2 (dalam hal ini bisa ip addressnya)
  • lakukan penyesuai user akses yang belum di sesuaikan hak aksesnya
  • restore hasil backup iSCSI ke volume baru di NAS2, koneksi ulang server yang menggunakan iSCSI ke NAS1 sebelumnya

NAS1 up new kembali

  • segala bentuk akses ke NAS2 harap di diskonek
  • maka tahapan awal setting Shared Folder Sync dan Hyper Backup dari NAS1 sebelumnya terhadap NAS2, lakukan source NAS2 ke destination NAS1. bila sudah lancar semua… maka setting semula NAS1 awal dikembalikan dan NAS2 kembali ke tugas semulaanya seperti menerima hasil Shared Folder Sync dan hyper backup destination dari NAS1.
  • lepas semua koneksi komp client ke NAS2 dan setting uleng ke semula yaitu akses ke NAS1

OK… sementara sampai disini dulu, selebihnya silahkan mencari setting lengkapnya di internet. yang beleum tentu ada tips seperti ini apa bila sudah terlanjur melangkah… 🙂

sekian terima kasih

salam rekan technical support

terima kasih untuk beberapa sumber yang ada

email : ariyaandro@gmail.com

Review : Windows 10 Spring Creators Update – April 2018

email : ariyaandro@gmail.com

hey !

pengen mengulas sedikit tentang update terbaru windows 10 bulan april 2018 yaitu

Windows 10 Spring Creators Update

ok mulai dari mana ya ? oh ya mulai dari waktunya mencoba update dengan sedikit alasan.

laptop Lenovo lawas tipe g460 yang terpasang windows 10 pro 64 bit ver 1709 yang lagi agak tak stabil pada respon keyboard dan ketidak tahanan peforma yang kurang puas dari update windows maret 2018.

ketidak stabilan lebih terlihat ketika browsing dengan browser open source yaitu firefox hingga versi terbaru maret yang sepertinya crash dengan system OS dan load browsing dengan firefox terjadi bluescreen. dan perfom hardware yang masih dirasa kurang enak seperti koneksi wifi, lemot penggunaan windows, dsb.

Lalu..!!! muncul berita update windows 10 terbaru yaitu update mayor Windows 10 terbaru di,

Cara Install Windows 10 Spring Creators Update Final — Sekarang juga!

akhirnya langsung terpancing download, namun tak langsung mencoba. menunggu hari baik teknisnya mungkin. 😀

dan disaat problem windows lagi semakain tak nyaman (mungkin efek laptop jadulnya ya) dan mikir resiko hingga persipannya. maka waktu post ini setelah mencoba update-upgrade ke windows 10 spring.

namun bila masih belum menemukan hitungan tanggalnya untuk mencoba-menjajal windows 10 spring ini maka silahkan atur di Cara Menunda Update ke Windows 10 Spring Creators Update

berikut ulasannya ya kakak ^_^

  1. sebelumnya cari waktu yang tepat untuk mencobanya, agar bila terjadi gagal menikmati ada solusi rollback nya yang lebih efektif, seperti backupda data di drive c khususnya, backup driver, backup partisi windows. bila berhasil upgrade win 10 spring namun ada sesuatu yang mengganjal bias langsung cara berikut Cara Rollback ke Versi Windows 10 Sebelumnya atau pakai restore file backup yang sudah jaga2 dari awal tadi.
    maaf, ternyata bluescreen saat membebarukan post di posisi ini….. what ? “bad pool caller” katanya

    oh ya,… ini post dengan browser edge. hehehhe…. mencoba
    berikut ada link yang cukup menawarkan sedikit solusi tentang serperti bluescreen di atas.
    https://nginy.net/cara-mengatasi-bad-pool-caller-bluescreen-pada-windows-10-solved/
    http://www.thewindowsclub.com/fix-bad_pool_caller-windowsrevisi : baru dapat update ternyata masalah ini masif dan imbasnya perilisan win 10 spring ini ditunda. berikut selengkapnya…
    https://winpoin.com/kenapa-perilisan-windows-10-spring-creators-update-diundur/
  2. update driver yang sekarang berjalan, jaga2 agar bila ada crash driver saat proses update windows dan untuk lebih optimalkan hasil update windows 10 spring nantinya. bisa pakai tool driver pack yang bisa cek driver terbaru.
  3. burning hasil download windows 10 spring nya agar klo gagal booting, bisa langsung format ulang.
  4. ok…… offline laptopmu dari koneksi luar lalu mulai update dengan cara mount iso windows 10 spring 64 bit nya, proses pengecekan pra-installasi, skip saja cek download update windows nya, hingga ketika proses update dimulai butuh waktu sekitar 1.5 jam hingga kembali ke desktop.
  5. tampilan desktop sedikit berbeda namun tak signifikan…
  6. load memory sedikit besar…
  7. load CPU sedikit lebih efisien…
  8. cek hasil updatenya Degnan klik kanan tombol start kiri bawah pojok, pilih system, cek apakah sudah sesuai yang dijanjikan…
  9. priksa antivirus kesukaanmu apakah real time protection nya terbajak defender bawaan windows alias off real time protection antivirus andalanmu…

    klo sebelumnya memang di laptop ada antivirus dan defender di off kan maka biasanya ketika update windows 10 ini masih maksa defendernya on. bila seperti itu maka sesuaika kembali, off defenter protection dan on real time protection antivirusmu.
  10. cek load “active time” HDD mu…

    sepertinya masalah ini aakan lebih tersolusi pindah ke non HDD, misal HDD PC upgrade saja ke  SSHD dan HDD laptop upgrade ke SSD.
    kenapa ? PC bukan barang yang gampang piknik, jadi cara kerja SSHD sudah cukup mengatasi active time yang ada. Lalu laptop termasuk barang piknik, jadi SSHD (yang dalamnya masih menggunakan disk) lebih beresiko dari pada SSD yang tak ada disk di dalamnya.
    atau ambil solusi awalnya baca post sebelumnya disini kembali.
  11. cek driver hardware mu apakah masih terlihat utuh, cek sekilas di devmgmt.msc lewat windows run..

    klo mulus tak ada tanda yang mencurigakan, selamat moga2 aja laptopnya masih stabil jaya.
  12. cek tampilan “windows setting” , baru kan ? signifikan…. explore saja sendiri. 😀
  13. CPU laptop terasa lebih sedikit turun suhunya, secara telapatak tangan saja ini diasumsikannya.. 😀
  14. selebihnya bandingkan review yang ada di 10+ Fitur Baru Windows 10 Spring Creators Update Final
  15. cek beberapa aplikasi sehari-harimu, apakah masih sesuai fungsinya…
  16. ada panjadwalan clean disk sekarang di windows setting, coba cek di system – storage – tab menu kanan “storage sense”. yang di tahun lalu sepertinya sudah ada, cuman sekarang lebih coba dilengkapkan fiturnya yaitu “free up space”
  17. A

selepas hal-hal di atas, persis ditahun kemrin ada update yang sama jenis update windows 10 nya yaitu

Windows 10 Creator update

yang sebagai perbandingan juga.

salam rekan technical support
terima kasih untuk beberapa sumber yang ada

email : ariyaandro@gmail.com

Kaspersky endpoint security 10 – not connected KSC 10 (direct install) – problem incompatible software

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

satu lagi share pengalaman waktu melakukan install langsung Kaspersky endpoint security 10 (KES10) pada komputer client secara langsung tanpa mendahulukan persiapan KSC dan waktu awal install terkendala pada windows berikut…

tepatnya terjadi saat ada “360 antivirus” pada windows server, dan merasa tak pernah menginstall dan sulit menghilangakn dari scan kaspersky waktu tahap install awal. maka perlu ada tahap instalasi melalui perintah via command prompt windows.

intinya melakukan tahapan install KES 10 dengan cara melewati tahap “incompatible software” di windows contoh di atas.

panggil command prompt widnows / CMD seperti biasa yang anda ketahui…

lalu masuk ke folder dimana file “setup.exe” dari KES 10 berada dan jalankan perintah berikut,..

setup.exe /pEULA=1 /pKSN=0 /pSKIPPRODUCTCHECK=1 /pSKIPPRODUCTUNINSTALL=1

makan akan muncul GUI installasi KES 10 kembali tanpa harus melewati “incompatible software”

……

help link kaspersky sebagai berikut

https://support.kaspersky.com/10539#block3

|

|

sekian semoga membantu

salam rekan technical support

terima kasih untuk beberapa sumber yang ada

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

Kaspersky Security 10 for Windows Server – install File Server (2018)

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

menyambung dari perevisian di artikel sebelumnya yaitu

Kaspersky security center 10 & Kaspersky endpoint security 10 – install and setting (2018)

percobaan ini DILAKUKAN PADA SERVER YANG TIDAK TERHUBUNG KE KSC DI SERVER ARTIKEL SEBELUMNYA. kenapa ? karena ini dilakukan di lokasi yang berbeda dengan meniadakan dahulu KSC pada sesi awal penerapan dan tentunya license berbeda. lokasi server juga berbeda2 tempat, maka di ambil cara cepat yaitu install langsung tanpa persiapan KSC (ini kondisi opsional, baiknya KSC perlu di rancang awal dahulu lokasinya dan lainnya) selebihnya KSC akan disesuaikan.

TAHAP INSTALL KASPERSKY SECURITY for File Server

maka untuk kaspersky yang akan di installkan ke windows server yaitu “Kaspersky Security 10 for Windows Server”. dimana lokasi installer di DVD nya “Kaspersky Endpoint Security for Business\File Servers\Kaspersky Security 10 for Windows Server\Latest Version”.

awal pertama proses diminta extract file “ks4ws_10.0.0.486_en.exe” yang terbaru yang tercek sudah masuk versi 10.1. lanjut run setup hasil extract nya, maka akan tampil menu wizard installasi seperti berikut…

nanti akan ada 2 tahap instalasi yang dilakukan yaitu install kasper security dan console nya. dari langkah di atas pilih opsi “Install kapersky Security” hingga muncul seperti berikut…

klik next dan ikuti intruksi berikutnya…

lewati saja untuk scan computer (uncheck saja) lanjut klik next… hingga ketahap berikut

ikuti sesuai rekomendasi saja, klik next… hingga ketahap berikut…

klik next saja… hingga berikut

lanjut next saja,.. hingga berikut..

jika menyimoan config kaspersky file server bisa langgung load disini, agar proses install bisa langsung menyesuaikan. lanjut next…

dalam langkah ini boleh dilewati saja, bila ngin memasukan key license nya belakangan. lanjut next…

klik install,… hingga selesai.

TAHAP INSTALL KASPERSKY SECURITY CONSOLE for File Server

bila tahap ini tak di install maka anda tak akan bisa melihat dengan mudah apakah Kaspersky Security akan berjalan dengan baik atau tidak. 🙂

kembali ke menu wizard installasi berikut….

pilih “… Console” hingga tampil seperti berikut…

lanjut next,… bila ada konfirmasi persetujuan centang “I accept…” saja dan lanjut next… hingga muncul berikut..

tetap dipilihan full saja.. dan kilk next…

klik next lagi..

bila server ini bisa diakses diluar maka centang remote nya… lanjut next.

klik install… tunggu hingga finish.

untuk akses silahkan menuju start windows – kaspersky…. – administration… – Kaspersky Security Console.

maka akan muncul window seperti berikut…

sampai disini maka tahap installasi sudah selesai.

berikut menyesuaian setting lanjutnya…

lakukan property untuk fitur KSN dan centang “KSN Statement” nya. bila tidak tercentang maka fitur ini tak akan bisa start task KSN.

selebihnya bisa menyesuaikan schedule update dan scan saja….

bila ada permasalahan dalam menajalankan Task maka berikut update PATCH yang ada

salam rekan teknisi seprofesi

terima kasih untuk beberapa sumber yang ada

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

%d blogger menyukai ini: