Arsip Kategori: Robot

Pakaian Robot untuk Penderita Lumpuh

KOMPAS.com – Penelitian yang didanai Pentagon atau Departemen Pertahanan AS telah membuat orang tersesat menemukan jalan benar, penderita rabun melihat di kegelapan, dan orang-orang dapat terus berhubungan secara online. Penelitian itu kini membuat para penderita lumpuh bisa berjalan.

Dari dana penelitian tersebut, Berkeley Bionics di California memperkenalkan “robot yang bisa dikenakan” bernama eLEGS, diadaptasi dari teknologi yang sedang diujicobakan pada prajurit AS. Pengguna membawa tas punggung berisi baterai dan mikroprosesor, lalu mengenakan kaki bionik dengan sendi bermotor di pinggul dan lutut.

Uji coba dimulai tahun ini. Sementara, eLEGS hanya tersedia bagi pasien dengan tinggi di bawah 188 sentimeter dan berat 100 kilogram dengan tubuh bagian atas yang kuat. Pada 2013, model yang lebih tangguh dan fleksibel mungkin akan tercipta di masa depan.(National Geographic Indonesia)

Iklan

Jepang Bikin Robot yang Bisa Berpikir

 Jakarta – Terobosan yang berhasil dilakukan oleh para insinyur robot di Jepang memang amat mengagumkan. Kali ini mereka berhasil membuat robot yang mampu berpikir dan bertindak sesuai kondisi.

Robot tersebut dibuat oleh Hasegawa Group, dari Tokyo Institute of Technology. Di dalamnya terdapat sebuah fitur bernama self-replicating neural network, yakni teknologi yang memungkinkan sebuah robot mempelajari segala sesuatu yang berada di sekitarnya. Jadi tak melulu hanya mengandalkan perintah dari pembuatnya.

“Sejauh ini, robot yang berhasil diproduksi hanya bisa mengerjakan tugas tertentu. mereka tidak bisa beradaptasi dengan perubahan lingkungan sekitar. Berbeda dengan robot ini, ia hanya mengetahui pengetahuan dasar kemudian bisa mengembangkannya,” ujar Osamu Hasegawa, Associate Professor, Imaging Science and Engineering Lab, Tokyo Institute of Technology.

Seperti dikutip detikINET dari Gadgethit, Kamis (4/8/2011), Hesegawa juga mencontohkan sebuah kasus dimana robot tersebut ditantang untuk membuat teh, padahal hal ini tidak termasuk dalam programnya.

“Robot tersebut akan berkata ‘saya tidak bisa’ tapi jika kita mengajarkannya, maka ia akan mengumpulkan segala informasi untuk melakukan hal tersebut,” tambah Hasegawa.

Jakarta Punya Rumah Robot Terbesar di Dunia

Jakarta – Ingin menciptakan sebuah wahana bermain yang mendidik, Robotic Explorer menciptakan sebuah rumah robot yang diklaim sebagai terbesar di dunia.

Dalam rumah robot tersebut, pengunjung bisa mendapatkan semua hal yang diperlukan untuk membangun robot, mulai dari teori dasar hingga tahap produksi.

Wahana yang juga disebut-sebut pertama di dunia itu mengambil tempat di Mal Thamrin City seluas 2400 meter persegi. Rumah robot ini diharapkan bakal terus dipadati pecinta robot, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

“Rumah robot merupakan ajang bermain sekaligus belajar bagi pecinta robot. Di dalamnya ada beberapa ruangan yang bisa mengajarkan tahap membuat robot,” ujar Jully Tjinrdrawan, pendiri Robotic Explorer, di Thamrin City, Sabtu (11/12/2010).

Ruangan yang dimaksud Jully antara lain, Creativity Room yakni ruang untuk pengunjung mengembangkan imajinasinya. Lalu ada Workshop sebagai ruang tanya jawab seputar membuat robot. Kemudian ruang Production yang bisa dikatakan sebagai bengkel pembuat robot.

Selain itu masih ada beberapa ruangan lain seperti Testing untuk menguji robot yang telah dibuat dan Movie untuk pamer film animasi yang telah diciptakan.

Agar bisa memasuki ruangan tersebut, pengunjung bakal dikenakan tiket masuk sebesar Rp 150 ribu per kunjungan, atau berlangganan satu tahun dengan biaya Rp 5 juta.
( eno / fyk )

KONTES ROBOT PELAJAR NASIONAL 2010

LINE FOLLOWER ROBO CONTEST
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2010
DESEMBER 5,10-12 desember 2010
GEDUNG GEMA UNESA KAMPUS KETINTANG

yang diselenggarakan untuk tingkat SLB-SMP-SMA

Brikut Dokumentasi Lomba Robotik tingkat SLB 2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

by admin

Iran Berhasil Kembangkan Robot

TEHERAN – Setelah sukses mengembangkan teknologi nuklir, Iran kembali mengejutkan dunia dengan menciptakan sebuah robot yang mirip manusia.

Dilansir melalui Straits Times, Minggu (4/7/2010), selain mirip manusia, robot buatan ilmuwan Iran ini juga mampu berjalan layaknya seorang manusia, meski gerak langkahnya lebih lambat.

Robot ini diberi nama Surena 2 dan memiliki berat sekira 45 kilogram dengan tinggi sekira 1,45 meter. Untuk membuatnya, Iran mengumpulkan sekira 20 ahli robot dari Teheran University.

Pihak media di Iran memberikan publikasi yang cukup gencar terhadap pencapaian ini. Bahkan nantinya, robot ini akan dikembangkan dengan kemampuan melihat dan bersuara. Sayangnya tidak diberikan informasi pasti kapan pengembangan itu akan selesai.

Rupanya, pihak Iran hanya ingin menunjukkan pada dunia kekuatan teknologi yang mereka miliki. Pasalnya pihak Iran tidak memberikan informasi detil mengenai tugas utama dan tujuan robot itu dibuat.

Dalam peresmiannya, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyempatkan diri untuk datang dan menunjukkan antuasisnya. (srn)

Mata Warga Kanada Ajak Dunia Melihat

LONDON – Seorang warga Kanada mendedikasikan matanya untuk dunia. Dengan kamera mini buatan sendiri yang disematkan ke dalam matanya, ia akan memungkinkan seluruh dunia melihat apa yang dilihatnya.

Dilansir melalui Telegraph, Minggu (4/7/2010), pria bernama Rob Spence itu telah membuat kamera mini, mirip dengan webcam, selama dua tahun lalu. Namun begitu, purwarupanya telah berhasil dipamerkan pada 2009. Bahkan pada tahun yang sama, Majalah Times menyebutnya sebagai ‘Temuan Terbaik 2009’. Tidak heran jika kemudian Spence menyebut dirinya sebagai ‘Eyeborg Guy’.

Mata buatan itu dilengkapi dengan sebuah kamera video nirkabel yang didukung dengan baterai kecil berkekuatan 3 volt. Di dalamnya juga dilengkapi dengan transmitter nirkabel yang dapat membantunya mengirimkan data, apa yang ia lihat, ke dalam komputer.

“Tidak seperti mata manusia, mata saya ini dapat diupgrade secara berkala,” ujar Spence.

Nantinya, kamera mini itu akan disematkan ke dalam matanya, menggantikan mata buatan yang selama ini bertengger di tubuh Spence. Seorang profesor dari Massachusetts Institute of Technology bernama Steve Mann akan membantu Spence.

Mata buatan versi ini, dipaparkan Spence, masih memiliki tampilan beresolusi rendah dan transmisi yang masih lemah. Spence pun mengaku sedang meningkatkan performa keduanya di versi berikutnya. Selain itu, Spence juga sedang mengusahakan kamera wireless mini itu dengan LED light, mirip dengan mata milik robot dalam film Terminator.

Spence selama ini dikenal sebagai pembuat film. Ia memang hanya dapat melihat dengan satu mata karena mata kanannya rusak akibat kecelakaan yang terjadi saat ia masih muda dan mulai merintis karirnya di dunia film. Kini pria berusia 36 tahun itu berharap dapat mengganti mata palsunya dengan mata buatan miliknya ini, dan membagi apa yang dilihatnya kepada seluruh dunia, melalui internet. (srn)

Tim Robotika DEWO UNESA – di ujung nasional 2010

apa yg terjadi dan crita apa yg terbuat..

jumat 18 juni 2010… “RUNING TEST”

tim mempersiapkan diri buat brangkat ke malang. sesampainya tim di UMM langsung melakukan running test robot DEWO untuk pertama kalianya. percobaan stategi cukup sukses dan berjalan mulus.

sabtu 19 juni 2010… “MLOLOSKAN DIRI DARI GROUP”

perlombaan robotika nasional Indonesia dimulai pagi ini. tim DEWO yg telah lebih mematangkan robotnya pada malam hari td di penginepan siap untuk dipertandingkan dan siap berhdapan dengan musuh siapapun.

minggu  20 juni 2010… “8 BESAR YANG MENEGANGKAN”

%d blogger menyukai ini: