Arsip Kategori: Hardware

artian BACKUP dari sisi infrastruktur teknis

email : ariyaandro@gmail.com

 

 

secara bahasa teknis “BACKUP” disini masih dikatakan kata yang ambigu/tak jelas maksud dan fungsinya.

  • Backup = dapat di artikan mencadangkan sesuatu ke sesuatu
  • Backup = membuat penggantinya sama persis atau fungsi hampir setara
  • Backup = mengamankan data saja ke tempat yang lebih terkunci
  • Backup = kloning apapun yang berada di sekarang ke yang lain, sekaligus untuk membantu kinerja yang sekarang baik secara langsung atau bergantian saat yang sekarang bermasalah saja
  • dan sebagainya

namun yang perlu diperhatikan adalah pahami kebutuhan hasil backup yang diinginkan dan kegunaan backup nantinya. 2 point inti itu yang dirasa masih penting awal dipikir, agar backup disini sesuai harapan.

berikut gambaran skenario yang umumnya ada, sedangkan untuk kasus yang lebih tinggi dibutuhkan hardware dan setting yang lebih banyak dan tentunya komplek untuk di implementasikan.

  1. hasil backup bisa seperti copy file and paste file dari host ke host tertentu di waktu tertentu atau secara setiap saat. backup seperti ini biasanya bisa di akses juga seperti di tempat aslinya, jadi bila asal file perangkatnya bermasalah, ia bisa ganti sebagai tujuan akses file.
    point ini sudah diterapkan pada post berikut
    https://pmdkduaonline.wordpress.com/2018/04/17/synology-backup-file-dan-iscsi-ke-nas-yang-sejenis/
  2. ada seperti point 1, namun untuk hak akses file nya tidak mengikuti. dalam hal ini perlu setting lanjutan kembali bila ingin user akses ikut juga
  3. ada juga backup per dari folder yang dipilih saja, namun di tempat backup menghasilkan file khusus yang tak bisa dibuka. ini wajar dikarenakan backup disini nantinya akan bisa di restore/kembalikan/tarik ulang ke perangkat pengganti atau ke perangkat lainnya
    point ini sudah dilakukan untuk skenario backup iSCSI pada post berikut
    https://pmdkduaonline.wordpress.com/2018/04/17/synology-backup-file-dan-iscsi-ke-nas-yang-sejenis/
  4. a

sedang dipersiapkan post-nya…

salam teknis

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

Iklan

Synology : Backup File dan iSCSI ke NAS yang sejenis (poin teknis)

email : ariyaandro@gmail.com

Di sini akan lebih dijelaskan poin teknisnya, agar lebih sepaham dengan judul dan keperluan yang ada.
Maaf tak sempat capture langkah setting, dikarenakan sudah di implementasikan dan yang tercatat penjelasan pentingnya…. Sisanya google saja.

Skenarionya berikut :

  • 1 NAS aktif yang sudah tergunakan sebagai file sharing dan storage windows (iSCSI)
  • dan 1 NAS baru yang akan di fungsikan tempat backup bila NAS yang aktif sekarang bermasalah tak dapat terakses dengan baik
  • NAS pertama dan kedua di gedung yang berbeda namun masih senetwork yang sama dan sekelas
  • Failover dari NAS1 ke NAS2 secara manual, yang penting data tak hilang dan masih ada penyelamatan sederhana

Maka fitur yang akan difungsikan pada setting synology nya yaitu :

  1. Shared Folder Sync – untuk backup file nya
  2. Hyper Backup – untuk backup iSCSI nya

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan waktu setting :

  • backup terlebih dahulu config masing2 NAS
  • untuk menjaga ke stabilan proses backup alangkah baiknya persamakan dahulu versi DSM kedua NAS… misal saling menggunakan update DSM 6.1
  • buat user administrator yang sama persis (user dan password) di masing2 NAS
  • untuk lebih enaknya bisa copas config (backup config NAS1 dan restore config NAS2) pilih sesuai yang diperlukan untuk opsi restore config. dalam hal ini restore user.
  • pastikan pada masing2 NAS rsync berjalan dengan baik di masing2 control panel
    ini merupakan service dasar agar fitur Shared Folder Sync berjalan dengan baik
    *perlu dingat fitur Shared Folder Sync ini tak akan ikut besertak hak akses foldernya, dalam hal ini hak akses user. jadi perlu di tata ulang nantinya. misal NAS1 ada user-akunting untuk hak akses folder tertentu maka di NAS2 buat user-akunting untuk hak akses folder tertentu kembali (tak harus di persiskan NAS1).
  • lalukan pemilihan folder yang yang akan di sync sesuai kebutuhan. ini yang perlu sangat diingat, apabila nanti ada folder shared yang baaru maka bila tidak tercentang maka file dalam folder sharing tersebut tidak akan masuk secara langsung ke NAS2.
    lakukan edit task ketika ingin melakukan penyesuaian kembali folder shared mana saja yang akan di ikutkan proses sync antar NAS.
    dalam hal sync ini terjadi real-time, bila mana ada sedikit perubahan sewaktu2 dari isi file shared NAS1 maka NAS2 akan langsung mendapat berita proses secara background system tentunya agar NAS2 melakukan penyesuai terhadap isi/status file-file dalam shared folder yang tercentang di setting awal.
  • untuk backup volume iSCSI maka akan memanfaatkan fitur Hyper Backup. dimana harus install dulu di kedua NAS dari Package Center Synology.
    pada NAS2 buat folder shared dengan nama apapun, diman ini akan dibuat sebagai acuan peletakan / destination hasil proses “hyper backup”.
    aktifkan/buat task backup LUN di NAS1, ikuti intruksi yang ada. arahkan hasil backupnya ke NAS2 di folder yang sudah dibuat tadi.
    sesuaikan waktu tertentu untuk melakukan backup volume iSCSI ini dari NAS1 ke NAS2 tentunya.

berikut gamabran topology yang telah di implementasikan…..

NAS2 disini hanya bersifat Pasif yang artinya akan hanya menerima hasil proses 2 fitur (sync folder shared dan hyper backup LUN iSCSI) yang sudah tersetting di awal. sedangkan NAS1 full untuk akses bagi yang membutuhkan.

OK… lanjut drama failover-nya. ^_^

NAS1 rusak

  • bila ada hal yang tak diinginkan di NAS1 maka semua komp client dipindahkan koneksi ke NAS2 (dalam hal ini bisa ip addressnya)
  • lakukan penyesuai user akses yang belum di sesuaikan hak aksesnya
  • restore hasil backup iSCSI ke volume baru di NAS2, koneksi ulang server yang menggunakan iSCSI ke NAS1 sebelumnya

NAS1 up new kembali

  • segala bentuk akses ke NAS2 harap di diskonek
  • maka tahapan awal setting Shared Folder Sync dan Hyper Backup dari NAS1 sebelumnya terhadap NAS2, lakukan source NAS2 ke destination NAS1. bila sudah lancar semua… maka setting semula NAS1 awal dikembalikan dan NAS2 kembali ke tugas semulaanya seperti menerima hasil Shared Folder Sync dan hyper backup destination dari NAS1.
  • lepas semua koneksi komp client ke NAS2 dan setting uleng ke semula yaitu akses ke NAS1

OK… sementara sampai disini dulu, selebihnya silahkan mencari setting lengkapnya di internet. yang beleum tentu ada tips seperti ini apa bila sudah terlanjur melangkah… 🙂

sekian terima kasih

salam rekan technical support

terima kasih untuk beberapa sumber yang ada

email : ariyaandro@gmail.com

Review : Windows 10 Spring Creators Update – April 2018

email : ariyaandro@gmail.com

hey !

pengen mengulas sedikit tentang update terbaru windows 10 bulan april 2018 yaitu

Windows 10 Spring Creators Update

ok mulai dari mana ya ? oh ya mulai dari waktunya mencoba update dengan sedikit alasan.

laptop Lenovo lawas tipe g460 yang terpasang windows 10 pro 64 bit ver 1709 yang lagi agak tak stabil pada respon keyboard dan ketidak tahanan peforma yang kurang puas dari update windows maret 2018.

ketidak stabilan lebih terlihat ketika browsing dengan browser open source yaitu firefox hingga versi terbaru maret yang sepertinya crash dengan system OS dan load browsing dengan firefox terjadi bluescreen. dan perfom hardware yang masih dirasa kurang enak seperti koneksi wifi, lemot penggunaan windows, dsb.

Lalu..!!! muncul berita update windows 10 terbaru yaitu update mayor Windows 10 terbaru di,

Cara Install Windows 10 Spring Creators Update Final — Sekarang juga!

akhirnya langsung terpancing download, namun tak langsung mencoba. menunggu hari baik teknisnya mungkin. 😀

dan disaat problem windows lagi semakain tak nyaman (mungkin efek laptop jadulnya ya) dan mikir resiko hingga persipannya. maka waktu post ini setelah mencoba update-upgrade ke windows 10 spring.

namun bila masih belum menemukan hitungan tanggalnya untuk mencoba-menjajal windows 10 spring ini maka silahkan atur di Cara Menunda Update ke Windows 10 Spring Creators Update

berikut ulasannya ya kakak ^_^

  1. sebelumnya cari waktu yang tepat untuk mencobanya, agar bila terjadi gagal menikmati ada solusi rollback nya yang lebih efektif, seperti backupda data di drive c khususnya, backup driver, backup partisi windows. bila berhasil upgrade win 10 spring namun ada sesuatu yang mengganjal bias langsung cara berikut Cara Rollback ke Versi Windows 10 Sebelumnya atau pakai restore file backup yang sudah jaga2 dari awal tadi.
    maaf, ternyata bluescreen saat membebarukan post di posisi ini….. what ? “bad pool caller” katanya

    oh ya,… ini post dengan browser edge. hehehhe…. mencoba
    berikut ada link yang cukup menawarkan sedikit solusi tentang serperti bluescreen di atas.
    https://nginy.net/cara-mengatasi-bad-pool-caller-bluescreen-pada-windows-10-solved/
    http://www.thewindowsclub.com/fix-bad_pool_caller-windowsrevisi : baru dapat update ternyata masalah ini masif dan imbasnya perilisan win 10 spring ini ditunda. berikut selengkapnya…
    https://winpoin.com/kenapa-perilisan-windows-10-spring-creators-update-diundur/
  2. update driver yang sekarang berjalan, jaga2 agar bila ada crash driver saat proses update windows dan untuk lebih optimalkan hasil update windows 10 spring nantinya. bisa pakai tool driver pack yang bisa cek driver terbaru.
  3. burning hasil download windows 10 spring nya agar klo gagal booting, bisa langsung format ulang.
  4. ok…… offline laptopmu dari koneksi luar lalu mulai update dengan cara mount iso windows 10 spring 64 bit nya, proses pengecekan pra-installasi, skip saja cek download update windows nya, hingga ketika proses update dimulai butuh waktu sekitar 1.5 jam hingga kembali ke desktop.
  5. tampilan desktop sedikit berbeda namun tak signifikan…
  6. load memory sedikit besar…
  7. load CPU sedikit lebih efisien…
  8. cek hasil updatenya Degnan klik kanan tombol start kiri bawah pojok, pilih system, cek apakah sudah sesuai yang dijanjikan…
  9. priksa antivirus kesukaanmu apakah real time protection nya terbajak defender bawaan windows alias off real time protection antivirus andalanmu…

    klo sebelumnya memang di laptop ada antivirus dan defender di off kan maka biasanya ketika update windows 10 ini masih maksa defendernya on. bila seperti itu maka sesuaika kembali, off defenter protection dan on real time protection antivirusmu.
  10. cek load “active time” HDD mu…

    sepertinya masalah ini aakan lebih tersolusi pindah ke non HDD, misal HDD PC upgrade saja ke  SSHD dan HDD laptop upgrade ke SSD.
    kenapa ? PC bukan barang yang gampang piknik, jadi cara kerja SSHD sudah cukup mengatasi active time yang ada. Lalu laptop termasuk barang piknik, jadi SSHD (yang dalamnya masih menggunakan disk) lebih beresiko dari pada SSD yang tak ada disk di dalamnya.
    atau ambil solusi awalnya baca post sebelumnya disini kembali.
  11. cek driver hardware mu apakah masih terlihat utuh, cek sekilas di devmgmt.msc lewat windows run..

    klo mulus tak ada tanda yang mencurigakan, selamat moga2 aja laptopnya masih stabil jaya.
  12. cek tampilan “windows setting” , baru kan ? signifikan…. explore saja sendiri. 😀
  13. CPU laptop terasa lebih sedikit turun suhunya, secara telapatak tangan saja ini diasumsikannya.. 😀
  14. selebihnya bandingkan review yang ada di 10+ Fitur Baru Windows 10 Spring Creators Update Final
  15. cek beberapa aplikasi sehari-harimu, apakah masih sesuai fungsinya…
  16. ada panjadwalan clean disk sekarang di windows setting, coba cek di system – storage – tab menu kanan “storage sense”. yang di tahun lalu sepertinya sudah ada, cuman sekarang lebih coba dilengkapkan fiturnya yaitu “free up space”
  17. A

selepas hal-hal di atas, persis ditahun kemrin ada update yang sama jenis update windows 10 nya yaitu

Windows 10 Creator update

yang sebagai perbandingan juga.

salam rekan technical support
terima kasih untuk beberapa sumber yang ada

email : ariyaandro@gmail.com

Ulasan Windows 100% disk usage in Task Manager – yang mencurigakan

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

hallo,

apakah anda termasuk orang yang curiga dengan perkara judul di atas ? ok apapun itu, hal ini muncul atau terlihat intensif masalah semenjak di windows 8 hingga windows 10 pro bulid 1709 sekalipun.

sebelum lanjut, yang mempunyai masalah serupa silahkan piknik baca dahule ke link solusi yang sekedar tertemukan di galaxy internet :

Windows 10 100% disk usage in Task Manager

Windows 10 100 Percent Disk Usage Problem

kalau sudah maka judul di atas tak harus di asumsikan negatif, mari sedikit berfikir… lanjutkan !

dalam keadaan baru install windows memang tidak terlalu fokus terhadap malihat kinerja komputer di task manager tentunya. anda akan sedikit kesal bila sesuatu programs yang anda install terasa lebih berat atau membuka aplikasi agak berat secara tak menentu sebelum menggunakan win 8 atau 10 maka anda akan tergelitik cek perform komouter dari task manager.

jika diperhatikan maka akan sering terlihat kinerja disk yang lebih brutal, lanjut ke pengawasan memory yang terlihat gelap mata terhadap komputer miliki, dan WHAT? di kinerja CPU yang tak terlalu serperti kura-kura yang pura-pura tak ada yang direpotkan.

nah salah kah anda mencurigai HDD sudah tak semuda dulu, sepertinya dari pengamatan  teknis itu tak harus terjadi disebagian besar sekaumnya. dari link di atas akan lebih mencurigai system atau birokrasi widnowsnya yang lagi banyak acara. ternyata banyak solusi yang mengarah ke system/service di windows dilakukan sedikit tangan teknisi dari pada tangan cewek CS yang polos. dan selepas ngelepasin tangan cewek maka akan merambat ke bagian keras (bukan keras yang itu) yaitu hardware HDD nya yang ternyata perlu penyesuaian driver HDD secara manual pada property devise manager.

silahkan sedikit membaca lagi,…. biar gak curigaan saja sih.

social.technet.microsoft.com

sudah bacanya, klo makin curiga berarti anda fokus terhadap sumber resmi empuhnya namun pihak yang lain lebih menerawangnya (bukan nerawang keras yang itu lagi ya). jika diamati lebih lanjut maka link solusi kecerugaannya malah tambah baca-baca lagi log nya windows, klo yang ini mah lebih dari tangan keras… lanjut ke service’an saja lebih kungfu nya.

maka langsung saja, selepas itu solusi itu semua pantauan praktisnya sebagai berikut :

  1. jika dikira itu bug, maka update apps atau system windows sendiri tak adakan ada efek penyembuhan signifikan.
  2. isu ini merebak hingga windowsnya temen windows 10 juga yang sudah tak beraktfitas tangan pengguna di atas keyboard, tercermati sering waktu tertentu baik dekat atau pun jauh penumpangnya terlihat disk pada task manager terlihat load tinggi. padahal tak ada aplikasi multimedia yang berjalan.
  3. pengalaman yang menggunakan SSD terlihat ramai lancar, bahkan seorang profesional engineer yang menggunakan SSD juga untuk kerja yang banyak menggunakan VM di dalamnya tak terlalu terimbasi isu load disk ini.
  4. bila anda termasuk yang doyan berselanjar pakai laptop dipantai dan membuka banyak new tab maka selamat kata programers yang lebih tahu seluk beluk programs bahwa itu munkin efek HTML5 yang menguras peforma render aplikasi browser anda.

sekian ulasan, semoga lebih melegakan yang mengikuti cara di beberapa artikel tapi tak ada efektifitas yang terjadi terkait masalah itu ini.

 

link profile teknis penulis

terima kasih untuk beberapa sumber yang ada

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

Kaspersky security center 10 & Kaspersky endpoint security 10 – setting lanjut (2018)

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

melanjut dari tahapan installasi KSC 10 dan KES 10 …. Link

yang perlu diperhatikan yaitu dari folder shared yang ada di KLSHARE ada 3 folder utama yaitu Packages, PkgInst, Updates. dapat dijelaskan sebagi berikut :

  1. folder Packages. secara default awal setelah installasi KSC 10 selesai, untuk kebutuhan install KES 10 ke komputer client itu sudah dapat menggunakan installernya di folder Packages. namun pada tahap installasi biasanya perlu memasukkan isian secara manual baik ip server (KSC nya) atau lainnya. yang tentunya sebelum tahap intallasi ke komputer client file instalasinya baiknya di copas terlebih dahulu ke localnya client, bisa saja langsung setup dari share tersebut namun biasanya lebih lama dan akan membebani server dan jaringan bila ada beberapa komputer secara bersamaan melakukan setup installasi. JADI, folder Packages ini lebih untuk ke installasi manual.
  2. folder PkgInst, difungsikan untuk Build Packages Installer kasper untuk client. yang sebelummnya dibuat secara manual di KSC server. jadi wajar bila awalnya tak ada isi di folder tersebut. JADI, diharapkan dari build itu maka isian manual seperti point 1 sebelumnya akan terisi sesuai build yang dilakukan pada KSC nya.
  3. folder Update, ini difungsikan oleh KSC untuk repo/sumber update database antivirus KES secara local KSC dan KES. setiap update yang dilakukan KSC akan di simpan lagi secara tersendiri dan diperuntukkan sebagai repo KES yang lain. JADI, diharapakan KES tidak perlu update ke jalur server luar langsung ke server resmi kasper.

disini akan dimulai penjelasan lanjut agar mulai sedikit faham tentang ke tiga folder KLSHARE kasper, yang tentunya dengan pengertinya 3 point sebelumnya. ok lanjut kawan….

FOLDER PACKAGES

secara default awal akan ada folder KES sesuai versi yang didukung KSC (folder KLSHARE\Packages\KES), misal KSC 10.3.x dengan KES nya 10.2.x, sesuai paket installer pada DVD nya. namun dalam pengembangannya untuk maintain packages KSC ini bila ada perlu installer/upgrade maka harus ditambahkan atau setelah ada upgrade KSC maka baiknya buat juga KES yang barunya semisal KES 10.2.x ke 10.3.x maka baiknya buatlah paket installer nya kembali dengan cara memasukkan secara manual ke meu Installation Packages KSC nya.

pemasukan paket installer ada prosesdurnya yaitu masuk ke Installation Packages,.. (maaf capture tak lengkap, akan dijelaskan point nya saja)

dari menu tersebut maka lakukan click “Create installation package”

lalu menuju installer yang ada (disini diasumsikan ada paket dvd installer terbaru) cari file package dengan extensi .kpd atau .kud

ikuti tahapan package yang ada, namakan package sesuai versi yang dimasukkan misal “KES 10.2.5 – Februari 2018”, ikuti tahap hingga finish. dan jika sukses maka pada list Installation package akan tertambahakan sesuai dengan nama paket yang sudah dibuat tadi. ini berlakuk juga bila ingin menggunkan KES 8 (usahakan sudah memakai XP SP3)  untuk windows xp, cari file pakage installernya (baiknya) atau file installernya saja.

FOLDER PKGINST

seperti yang sudah di info awal bahwa folder ini akan menampung hasil isian manual yang digunakan untuk build paket installer, maka untuk menggunakannya bisa ke menu Installation packages..

klik kanan pada paket yang akan di build kan, seperti build KES 10 dibawah ini. (maaf dalam contoh ini pilih saja yang “kaspersky endpoint security 10 for windows (10.2.5….)”)

pilih “..stand-alone package”, ikuti tahap yang ada hingga muncul berikut

akan dipertanyakan apakah sekaligus di build dengan NetAgent nya ? lakukan sesuai kebutuhan saja. best practices siapkan saja satu-satu biar nanti bisa sesuai kebutuhan, misal 3 macam build untuk KES 10 only (dalam langkah wizard di atas uncheck agent nya), NetAgent 10 only (pilih package instalaisnya yang agent saja – seperti ke 2 gambar sebelumnya di atas), KES 10 dan NetAgent 10 (dalam langkah wizard di atas check agent sekalian).

hasil akhirnya nanti langsung ada di folder KLSHARE\PkgInst\[ada 3 build atau sesuai yang dibuat]. bila kedepannya ada penghapusan build maka langsung menuju folder share build tersebut saja dan hapus manual (delete folder).

dari hasil build tersebut menghasilkan 1 file setup yang bisa langsung digunakan atau baiknya copas dulu ke client. yang memberdakan installer manual (pada folder packages sebelumnya) dan automatis (hasil build) ini tidak akan dimintai isin manual. akan menampilkan hal seperti berikut waktu install.

akan terlihat langsung step installasi tanpa ada isian lagi seperti pada installer manualnya.

revisi : berdasar artikel post Kaspersky security center 10 & Kaspersky endpoint security 10 – install File Server (2018) , maka harap ditabahkan paket installasi untuk file server. maaf belum bisa coba, berikut link dari kaspersky nya

How to install Kaspersky Security 10 for Windows Server

 

FOLDER UPDATE

folder update ini sebenarnya tidak diperlukan banyak perubahan, bila ada pun untuk keperluan misah modul update nya. silahkan gogel dulu saja sendiri ya maaf.. hehehhe. karena keterbatasan admin utek2, biasa kasper korporasi ini tak bisa asal utek2 takut berabe… hehehhe 😀

selebihnya bisa di setting di KSC nya untuk piliha module update dan hasil updatenya/ akan di repokan kemana bisa setting ulang kembali.

 

ok selebihnya bisa email ke distributor kasper dengan melampirkan bukti license terlebih dahulu.

 

 

Akan di muat

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

referensi lainnya sebagai perbandingan bisa lihat di link berikut

Link-1

Link-2

Link-3

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

Bagi-share Problem LENOVO System x3550 M5 on upgrade/install windows server 2016

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

berikut akan membagikan pengalaman masalah upgrade widnows server 2012 r2 standard ke 2016 standard yang memang tidak bisa langsung di up ke 2016. mari kita dongengkan kawan… 😀

  1. upgrade/install ulang windows 2016
    percobaan dilakukan upgrade terhadap widnows server 2012 standard ke 2016 standard, namun mengalami masalah saat booting awal yaitu akan mengalami hang/stuck loading widnows. nah disini akar permasalahan nya.

    menurut pengalaman beberapa orang yang ditemukan (kata eyang google), hingga 12 jam kedepan loading windows awal tersebut akan tetap berlansung diakibatkan efek adanya perubahan pengkodean tentang UEFI oleh windows.
    sumber forum berikut membahasnya:
    https://forums.lenovo.com/t5/System-x-X6-M5-M4/X3550-m5-8869-stuck-on-Optimized-Boot-24-Bios/td-p/3580900
    https://forums.lenovo.com/t5/System-x-X6-M5-M4/x3550-m5-2016-clean-install-from-CD-EFI-boot-error/td-p/3606288 jadi kesimpulan awalnya server tersebut memang support windows 2016,

    namun tidak secara langsung support install jadi windows 2016 bila menggunakan installer 2016

    november atau desember 2017 (yang didownload dari site microsoft). saat blog ini ditulis memang sedang menggunakan installer ori yang di download pada pertengahan desember 2017. Yang sudah memasang windows server 2016 pada server x3550 m5 khususnya atau yang sejenis sesuai disebutkan di site lenovo, bila terjadi permasalahan startup awal masuk windows maka disarankan melakukan perbaikan/update ke UEFI terbaru pada BIOS server, sebagaimana yang dikutib link dibawah ini : https://support.lenovo.com/id/en/solutions/ht502912
    waktu masalah ini muncul, sempat mendapatkan akses IMM2 terasa lemot waktu aksesnya, dan waktu server mati yang seharusnya IMM2 masih bisa diakses malah sulit tunggu lama baru mau sendiri.

  2. update UEFI
    silahkan melakukan update firmware dan UEFI sesuai link download yang di rekomendasikan untuk masing2 server yang dimungkinakn masalah efek install windows 2016 baik dari upgrade dengan installer desember 2017 hingga efek update windows di november-desember 2017… apalagi yang jarang restart server dan update windows numpuk 😀
    sekedar saran mungkin bisa saling ingatkan, saat update IMM2 dalam keadaan server menyala lancar, namun jangan lupa update UEFI dalam keadaan server mati klo tidak akan muncul pesan error (dan ini membuat salah sangka dikira tidak bisa) berikut penambapaknnya hehehheheh… 😀

    dari error di atas jangan disangka OS itu windows atau semacamnya, ternyata OS bios itu sendiri (maka matikanlah server dengan hikmat terlebih dahulu ya 🙂 )
    . silahkan melakukan update sesuai keismpulan forum/lenovo/pengalaman yang penting doa dulu ya kawan 🙂 mungkin baiknya lakukan secara bertahap bagi yang g pernah update firmware/UEFI agar lebih aman takutnya tar downgrade g mau malah ruyam urusan ama client 😀
    berikut hasil update firmware dan UEFI yang sudah teruji: IMM2 –> Integrated Management Module 2 (IMM2) Update v4.40
    EUFI –> x3550 M5 UEFI Firmware (TBE130J) v2.40 (maaf lupa capture…hehehhehe)
    cukup amannya lakukan update pada primary saja.
  3. efek yang akan ditimbulkan upgrade/update(november-desember2017) windows problem UEFI
    bila tidak melalukan update UEFI atau update IMM2 saja maka hasilnya malah akan hang pada inisialisasi awal server seperti hang sesaat setalah nialisasi optimaze boot atau boot device and adapter.
    itulah hang yang terjadi…. (coba cabut HDD dahulu untuk memancing message error) klo pun masih sempat masuk message error setelah tekan salah satu fungsi silahkan lewati dengan tombol “C” sesuai intruksi pemberian nama error dan lanjut dengan “Y” jangan ESC untuk keluar. moga aja masih bisa akses BIOS disini… ^_^
  4. kesimpulan
    belum tahu alasan dan keperluan apa pihak windows melakukan perubahan UEFI pada update akhirtahun ini. keluhan forum juga ada yang awal tahun 2017 walau belum ada dugaan karena update akhirtahun lebih ke arah UEFI menunjukan masalah.
    moga aja masalah ini dapat meningkatkan proses baca/tulis data ke HDD server… hehehheh.
    selebihnya sih masih belum analis jauh akan berimbas atau ada efek samping perihal solusi update UEFI
  5. kemungkinan dalam permasalah ini
    ehmmm apa ya, abis makan lupa mau bahas apa nih tadi 😀
    selebihnya sudah coba reset IMM2 sebelum update firmware/UEFI… hasil sama seperti penjelasanpoint 3 di atas;
    mungkin akan ada perlambatan controller RAID saat proses inisialisasi awal server, namun widnows masih terlihat OK dalam menjalankan MSSQL… hasil sama seperti penjelasanpoint 3 di atas;
    penggantian controller RAID awal sebelum update UEFI… hasil sama seperti penjelasanpoint 3 di atas;
    clear BIOS sebelum update UEFI… hasil sama seperti penjelasanpoint 3 di atas;
    selebihnya yang melakukan solusi update UEFI langsung dan berhasil harap komen ya 🙂 biar yang lain bisa lebih cepet+pasti saja dalam menangani masalah ini.salam rekan teknisi seprofesi
    __________________________________
    link profile teknis penulis
    terima kasih untuk beberapa sumber yang ada

space-iklan

email : ariyaandro@gmail.com

Software Absensi Karyawan

berikut share yang ingin cari program/software absensi (attendance management) yang kebetulan butuh karena sulit cari dan mungkin installernya hilang. ini untuk program absensi fingerspot dan bio-finger.

Bio Finger Att v4.6

FingerSpot Compact Series v3.8 model v2008

Att Managemnt 2008 – Setup v4.6

#fingerspot #bio-finger

%d blogger menyukai ini: