Arsip Kategori: Hardware

Mikrotik : Serangan Hajime Botnet ke seluruh mikrotik dunia

email : ariyaandro@gmail.com

Dear rekan teknis,

apakah jaringan anda tidak dapat diakses dari luar kantor ? selamat penulis juga sedang mengalaminya dalam semingguan ini, dan baru tersadar bahwa itu serangan masif terhadap khususnya router mikrotik ke seluruh dunia menurut beberapa sumber yang ada. namun sepertinya masalah ini sudah masif sejak maret 2018 hingga sekarang…

bila ip public (khususnya yang static) yang sedang menempel pada mikrotik sepertinya akan ikut terkena efeknya. sehingga bila ada koneksi dari luar kantor akan terkesan putus atau tak menemukan ip public, atau yang sempat terlihat penulis bahwa beberapa koneksi luar masih bisa masuk tersambung ke kantor tapi lebih kebanyakan terputus (tak bisa di ping).

langsung cek lah mikrotiknya, dilihat sekilas untungnya tak langsung serangan total terhadap mikrotik. dari 3an router yang ada hanya satu sepertinya yang full ter-inject setting mikrotiknya (moga aja begitu) dengan mambandingkan 3 router yang ada terlihat sepertinya tahap awal serangan akan membuat rule baru pada firewall (atau sepertinya ada yang sudah terhapus total rule firewall filter nya) yang terlihat seperti berikut :

gambar 1 : contoh rule firewall hajime botnet
sumber : https://forum.mikrotik.com/viewtopic.php?t=134965

itulah rule yang terlihat bisa sudah mulai terinfeksi, yang sebelumnya penulis kira ada penambahan rule dari provider. tersadar disaat ada masalah persis seperti di atas dan langsung tangan menggeliat cepat seperti ada info kebakaran gedung…

jika diperhatikan impact yang ada maka awalnya memang koneksi luar kan sulit masuk terhubung ke ip public kantor, namun akses webfig nya juga tertutup hingga service www port 80.

gambar 2 : contoh hajime lainnya

pada gambar 2 di atas terlihat sama rule nya dengan gambar 1, dan terlihat keterangan yang diberikan hampir sama semua terlebih ada kode BTC (mungkin bitcoin).

dari gambar 2 itu sebenarnya sekitar capture dari 3 harian yang lalu dan waktu di cek ulang ternyata sudah imbas hingga merubah nama identify name mikrotik menjadi HACKED , selebihnya belum menemukan lagi dampak rule yang ditimbulkannya.

berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan awal untuk dikoreksi pada rule router mikrotik :

  1. jika router anda sering di check point / maintain di waktu tertentu pada file backup, maka langsung restore saja ke point restore pada tanggal yang dikira tak ada perubahan dan pas kondisi aman jaringan kantor.
  2. jika ingin membandingkan atau mencari rule mana saja yang aneh, maka backup dan bandungkan dengan backup config mikrotik sebelumnya saja. lalu lakukan penyesuaian ke semula. cara ini lakukan bila sebelumnya ada rule yang cukup banyak yang ada atau yang diterapkan pada mikrotik dan lupa backup nya.
  3. awalnya langsung delete/disable 6 rule yang ada seperti contoh gambar 1 dan 2 di atas
  4. pada firewall periksa pada address list, bila ada allow-ip maka itu hasil dari hajime pada rule filter, hapus/disable semua kecuali pada rule anda sendiri ada penamaan sama.
  5. periksalah ip DNS pada mikrotik, lakukan penyesuaian kembali jika berubah
    sumber : https://www.dodiventuraz.net/2018/05/cara-mengatasi-serangan-hajime-botnet-dan-chimay-red-exploit-di-router-mikrotik.html
  6. cek dan atur clock jika tak sesuai setting semua yang terpakai, pemulis mendapati bahwa auto time zone status NO. seperti contoh script berikut
    ________________________________________________________________________________

    /system clock
    
    set time-zone-autodetect=no

    ________________________________________________________________________________

  7. periksa radius mikrotik, bila ada yang aneh hapus/disable semua yang ada dan cek juga setting incoming nya (jika tak perlu maka radius incoming set accept NO saja). yang penulis peroleh dari capture config yang terinfeksi routernya ada serperti berikut
    ________________________________________________________________________________

    /radius
    
    add address=47.75.230.175 secret=test service=ppp
    
    add address=47.75.230.175 secret=test service=ppp
    
    add address=47.75.230.175 secret=test service=ppp
    
    /radius incoming
    
    set accept=yes

    ________________________________________________________________________________

  8. periksa service yang ada, dan sesuaikan dengan kebutuhan semula. ubah saja portnya jika perlu, dikarenakan menurut sumber yang ada ini salah satu sebab bug webfig mikrotik.
  9. system log pada mikrotik kembalikan enable semua (yang awal terifeksi ada yang belum di disable oleh hajime nya)
  10. periksalah apakah ada script yang terlihat aneh dan cek schedule script nya mirkotik
  11. pada systemm note router ada terselip kata2 intrupsi, penulis menyadari ketika sedang koreksi rule config dan membuktikan waktu buka new terminal
    ________________________________________________________________________________

    /system note
    
    set note="The security flaw for Hajime is closed by the firewall. Please updat\
    
    e RouterOS. Gratitude is accepted on WebMoney Z399578297824 or BTC 14qiYkk\
    
    3nUgsdqQawiMLC1bUGDZWHowix1"

    ________________________________________________________________________________

  12. periksa system identity, tahap infeksi akhir yang penulis lihat terlihat akan berubah ke HACKED. bila terjadi maka tak usah panik, langsung saja ganti namanya kembali ke semula
  13. buat user baru yang full access, lalu disable user admin mikrotik atau ganti password admin
  14. selebihnya silahkan melakukan tahap2 penyesuaian kembali dan membuat rule penghalau bila masih di khawatirkan terinfeksi.
  15. trakhir coba finishing dengan upgrade RouterOS jika dibutuhkan sesuai rekomendasi sumber lainnya ke 6.41.x atau terbaru

sumber yang ada :

https://www.dodiventuraz.net/2018/05/cara-mengatasi-serangan-hajime-botnet-dan-chimay-red-exploit-di-router-mikrotik.html

https://www.bleepingcomputer.com/news/security/hajime-botnet-makes-a-comeback-with-massive-scan-for-mikrotik-routers/

https://blog.radware.com/security/2018/03/mikrotik-routeros-based-botnet/

https://www.corero.com/blog/882-hajime-botnet-scanning-for-vulnerable-mikrotik-routers.html

 

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

 

Iklan

Synologi : Chat – Local Connect


email : ariyaandro@gmail.com

bagi yang membutuhkan jikalau koneksi data dan inet lagi down semua, alternative chat seperti yang di tawarkan oleh Synology berikut mungkin cukup membantu….

juli 2018__________

ok lanjut nulis atikelnya, sebelumnya akan langsung dibahas kesimpulannya dulu. bila chat ini dipikir seperti whatsapp, maka masih jauh. jadi bagi yang kurang cukup dengan fitur chat synoogy ini harap langsung mencari alternatif lainnya. mungkin kedepannya chat synologi ini akan lebih baik atau hampir seperti WA. yang penulis maksud disini yaitu dalam membuat group chat, semua anggotanya di default bisa hapus group tersebut belum ada penumjukan admin untuk beberapa orang seperti di WA. pembuatan pengguna chat harus add user dahulu ke control panel NAS nya baru bisa digunakan untuk membuka fitur chat.

ok lanjut ke bahasan install chat pada NAS nya…

oh ya sebelumnnya penulis ini melanjut dari setting artikel berikut sebelumnya

https://pmdkduaonline.wordpress.com/2018/06/07/synology-cloud-station-client-ds-cloud-on-android/

https://pmdkduaonline.wordpress.com/2018/06/07/synology-cloud-station-drive-client-on-pc/

https://pmdkduaonline.wordpress.com/2018/05/30/synology-cloud-station-server-on-nas/

jadi install chat synology ini akan ada upgrade di sisi fitur drive dan office synology sebelumnya. hal ini wajar sepertinya, ada sebuah service yang perlu di perbaharui sebelum chat aktif dan service tersebut digunakan bersama dengan beberapa fitur lainnya.

masuk ke packed center dan cari chat, biasanya masuk ke group productivity. lalu install, bila ada peringatan seperti berikut dilanjut saja YES

lanjut akan muncul update fitur drive dan office, click YES untuk melanjut ketahap berikutnya..

bila install chat lancar akan menghasilnya 2 shortcut di daftar fitur NAS

coba buka “Chat admin console” nya dahulu, untuk memastikan kembali setting default chat nya. disini penulis sesuaikan hanya upload max file nya agar tak mudah memenuhi database chat di NAS tentunya.

jika sudah click OK saja untuk save setting nya.

berlanjut ke test fitur chat nya, buka dari daftar shortcut menu NAS. maka hasilnya seperti berikut…

yang penulis perhatikan disini yaitu status user yang aktif, dimana penulis kira seharusnya semua user yang ada ter-create di NAS langsung muncul dengan status off atau belum aktif. ternyata chat ini menstatus user yang aktif bila sudah pernah membuka fitur chat, jadi berhubung user lainnya belum di coba maka di anggap hanya ada 1 user aktif yang sudah coba (kira2nya bgitulah heheheheh).

penulis coba dari komputer lain dengan usercloud dan memulai chat ke admin, baru ada status user aktif 2. ketika usercloud off, maka status ada 1 user aktif dan 1 user off.

bila menjumpai untuk user lainnya fitur chat belum ada di menu shortcut NAS per user, itu dikarenakan belum di default fitur chat untuk setiap user yang ada. maka masuk ke setting user di control center, edit akses aplikasinya dan centang pada fitur apliasi chat user tersbeut. disini penulis mencoba pada user yang lainnya….

berkut tampilan status bila ada user yang aktif…

selebihnya berikut, sekilas tampilan menu saat membuat group chat / group hingga fitur penandaan chat yang bisa di berikan…

untuk aplikasi langsung di desktopnya dan androidnya (synology chat) silahkan dilanjut sendiri… 🙂

sekian selamat meng explore,

 

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

Synology : Cloud Station Client (DS-Cloud) on Android


email : ariyaandro@gmail.com

kali ini penulis akan membahas beberapa fitur baru synology NAS yang mungkin sudah agak lama sudah sekitar setahun yang lalu, namun sepertinya perlu dibahas kembali secara teknis agar lebih jelas dalam melakukan step fitur Clud Station dari sinology hingga fitur drive dan office nya synology. dari gambar awal di atas penulis akan lebih membagian gadget.

 

Synology : Cloud Station Server on NAS

 

Download aplikasi DS Cloud untuk android terlebih dahulu…

setelah apliakasi DS cloud terinstall, maka pada halaman muka aplikasi isikan seperti berikut

jika mendapati error seperti berikut waktu click tombil LINK, harap disesuaikan kembali akses koneksi datanya. penulis alami ketika koneksi data untuk aplikasi ini pada smartphone belum di izinkan untuk melakukan koneksi data.

jika DS cloud sudah terkoneksi dengan lancar, akan di suguhkan langsung folder seperti berikut

akan diperintahkan memilih lokasi folder dari NAS yang akan di sikronkan ke folder local hp, jadi double click “Backup-Cloud-Synology” maka muncul folder berikut…

centang folder “usercloud-folder” sesuai yang tersetting sebelumnya, lalu click NEXT. dan berlanjut ke folder local dari hp (sebaiknya siapkan folder baru sendiri untuk menampung file yang di sinkronisasikan ke NAS.

centang folder local hp yang akan di jadikan tempat sikron, lalu click NEXT

lalu akan disuguhkan beberapa pengaturan default

perhatikan tiap pengaturan yang ada, sesuaikan kebutuhan dari sikron hingga ke sub foldernya, besaran file yang akan di sinkronkan (untuk lebih hemat quota data), mode sikronisasinya dua arah atau searah saja dari/ke NAS saja, hingga macam opsi lainnya. pengaturan ini bisa dilanjut belakangan setelah setting awal apliaksi DS cloud selesai

jika mengikuti pengaturan default tinggal click OK saja langsung, dan akan di disuguhkan pengaturan lainnya seperti berikut

dari gambar di atas akan di beri opsi apakah sikron datanya waktu hp nya mode koneksi inet dengan wifi saja atau tidak dan mode sikronnya dilakukan secara background (auto sync) atau tidak.

untuk menyelesaikan tinggal click DONE. dan akan tampil settingan pada apliaksi DS Cloud seperti berikut

akan muncul daftar koneksi folder yang ada pada aplikasi nya. silahkan buka folder cloud nya, maka jika sinkronisasi sudah berjalan dengan lancar dan data berhasil tersinkron dengan baik maka file akan sama dengan apa yang ada di NAS seperti berikut

 

selebihnya silahkan komen, bila ada kurangnya mohon maaf dan selebihnya diusahakan akan direvisi posting ini agar lebih relevan dan tepat sasaran…

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________

link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

Synology : Cloud Station Drive/Client on PC


email : ariyaandro@gmail.com

kali ini penulis akan membahas beberapa fitur baru synology NAS yang mungkin sudah agak lama sudah sekitar setahun yang lalu, namun sepertinya perlu dibahas kembali secara teknis agar lebih jelas dalam melakukan step fitur Clud Station dari sinology hingga fitur drive dan office nya synology. dari gambar awal di atas penulis akan lebih membahas 3 bagian perangkat yang dibawah yaitu laptop atau PC. yang dimana setup awal sinology station pada NAS sudah dijelaskan dahulu pada link post sebelumnya

Synology : Cloud Station Server on NAS

pertama-tama download lah Synology Cloud Station Drive terlebih dahulu baik dari link langsung dari situs sinology atau dari link yang diperolah dari NAS. penulias menggunakan versi berikut Synology Cloud Station Drive-4.2.6-4408 dalam percobaannya.

Untitled19

gambar di atas cara mendownload langsung dari link menu cloud station server (ini download juga ke link server langsung, bukan dari NAS secara local).

berikut link download aplikasi pendukung untuk client/PC/Laptop, cari seuai perangkat atau untuk synology ini tak terlalu memperhatikan type synology nya dan pada list apliaksi pendukung yang muncul carilah Synology Station Drive.
https://www.synology.com/en-us/support/download

berikut tampilan awal tahap installasinya, click Start Now untuk memulainya

Untitled100

lalu masukkan ID Quick connect yang sudah di setup pada langkah sebelumnya

Untitled101

ijinkan proses SSL yang diminta

Untitled102

jika proses mencari ID Quick Connect lancer maka akan muncul menu untuk menentukan sumbar folder yang akan di sync dengan tujuan folder local komputer

Untitled103

dari gambar di atas sesuaikan sumber folder pada NAS dengan click icon pensil di sebelah kanannnya, lalu tujuan folder lokal pada computer (atau buatlah folder local sendiri terlebih dahulu). bila sudah bias lanjut click tombol DONE.

jika proses awal sikron data computer dengan NAS maka akan muncul info seperti berikut

Untitled104

setelah click OK maka akan langsung disuguhkan aplikasi synology drive seperti berikut

Untitled105

dari intro tutorial sudah mencoba menjelaskan bahwa kurang lebihnya aplikasi synology drive ini seperti google backup (google drive) atau drobox yang sudah mendahului layanan cloud drive.

Untitled105b

layaknya layanan cloud yang lain yang sudah online, synology juga bisa memberikan share terhadap file yang sudah ada dan tersinkronisasi dengan NAS nya.

Untitled105c

layanan sikron bisa di diperhentikan untuk sementara waktu, persis seperti service drobox bagi yang pernah menjalakannnya.

Untitled105d

dari lokasi file tertentu di dalam harddisk computer dapat juga langsung dimasukkan ke NAS dengan cukup click kanan dan akan ada opsi upload ke Synology Cloud Station Drive

berikut akan dimunculkan koneksi computer dengan synology drive yang ada..

Untitled106

dapat diperhatikan pada gamabr di atas bahwa sikronisasi yang terjadi adalah dua arah, dimana bila terjadi edit atau penghapusan atapun upload file akan saling memperbaharui dari dua sisi. untuk setting selebihnya dapat dilakukan edit selanjutnya sesuai kebutuhan sesuai yang ada pada aplikasi pendukung Cloud Station Drive ini.


test proses upload file ke folder CloudSation pada PC/computer akan terlihat pada proses icon tray (klik untuk melihatnya atau klik kanan untuk melihatnya) dari sinology station drive seperti berikut

jika berhasil maka akan tercentang seperti berikut…

untuk lebih memastikan apakah sudah masuk benar ke NAS atau tidak, tinggal akses ke NAS dengan browser login menggunakan user cloud sudah tersettingkan atau sama dengan waktu login dari aplikasi desktop synology cloud station di PC. jika sudah benar sesuai yang di sinkron, coba upload file ke folder tersebut melalui browser tadi maka akan terlihat pula pada PC tadi akan tersinkron file yang ada pula di NAS folder cloud backup seperti berikut hasilnya

dari sini PC masih menggunakan konaksi selokal dengan jaringan NAS, berikut hasil yang dicoba menggunakan koneksi luar (missal koneksi laptop ke tethering / hotspot android, menggunakan jalur koneksi data salah satu provider plat merah). apakah apliaksi Synology cloud station ini masih mampu menditeksi ID Quick connect nya, bila bisa maka koneksi NAS nya sudah berfungsi dengan baik dari koneksi luar.

ternyata hasilnya berhasil mengupload file yang di create pada folder cloudstation nya. ^_^

 

selebihnya silahkan komen, bila ada kurangnya mohon maaf dan selebihnya diusahakan akan direvisi posting ini agar lebih relevan dan tepat sasaran…

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

Synology : Cloud Station Server on NAS


email : ariyaandro@gmail.com

kali ini penulis akan membahas beberapa fitur baru synology NAS yang mungkin sudah agak lama sudah sekitar setahun yang lalu, namun sepertinya perlu dibahas kembali secara teknis agar lebih jelas dalam melakukan step-by-step fitur Cloud Station ini hingga fitur drive dan office nya synology. dari gambar awal di atas penulis akan lebih membahas 3 bagian perangkat deret bawah yaitu laptop,NAS, dan gadget.

untuk reverensi awal setup cloud station server nya kurang lebihnya dapat melihat beberapa video berikut :

sebenarnya tahap awal yang paling perlu dilakukan adalah register akun ke sinology terlebih dahulu pada link yang di tunjukan waktu proses setup nantinya atau open link nya langsung di  https://account.synology.com/en-global

perlu diperhatikan pada video di atas video ke dua menggunakan DSM 5.x terlihat sedikit berbeda di video ke tiga dengan DSM 6.x, namun intinya sama saja untuk melalukan source dan destination folder cloud pada kedua sisi (client-NAS). mungkin nantinya ada yang aneh pada tampilan awal saat selesai install sinology cloud station, seperti pada beberapa gambar berikut : (hasil gambar dari google tentang cloud station)

dari ketiganya perhatikan deret menu sisi kiri, terdapat beberpa perbedaan dan begitu pulah pulis waktu melakukan uji coba. gambar yang ketiga yang nantinya didapatkan, untuk hal ini penulis masih agak bingung juga, baik di tutorial resmi dan beberpa video test dari orang2 yang sudah mencoba terlebih dahulu. namun intinya, penjelasan yang akan di jabarkan pada postingan kali ini sudah sampai ke tahap cloud station drive, ds cloud, office berjalan dengan baik pada fungsinya semua .

pada tahap awal penulis menggunakan DSM 6.0 dan nantinya akan update ke DSM 6.1 untuk mengeluarkan fitur Synology Drive dan Office nya.

Perhatian !

NAS ini berada di bawahnya perangkat jaringan router dan modem tanpa ada konfigurasi dukungan awal (seperti NAT port router atau DMZ pada modem) sebelum mencoba fitur cloud station ini, dengan susunan/topologi perangkat jaringan seperti berikut :

Internet–>Modem–>Router–>Switch–>NAS-Synology


pertama-tama penulis melakukan cek info center dari NAS terlebih dahulu, akses NAS nya pada jaringan local dan masuk ke control panel lalu tab menu Device Analytics pastikan seperti berikut.

klik “find.synology.com” hingga mengga seperti berikut.

kembali ke control panel NAS, aktifkan quick connect untuk memperolah alamat alias agar nantinya bisa diakses jaringan public/internet.

berikut login Synology account, bagi yang sudah punya akun tinggal login saja baik pada NAS (gambar di atas) dan link akun sinology berikut

https://account.synology.com/

bila sudah masuk ke login ke web akun dari synology (login dan jagan logout dulu) lalu kembali ke posisi control panel dari NAS, di quick connect maka setelah login akun dari NAS maka isi dan sesuaikan penamaan ID quick connect yang di inginkan. hingga seperti berikut

terlihat login akun sinology pada NAS diterima, sedangkan untuk quick connect ID nya bisa disesuaikan keinginan selama tidak ada padanan nama yang sama dalam server synology sana tentunya.

lanjut.. perhatikan sesaat setelah mengisi ID connect maka akan terbuat automatis link akses public-nya dari internet, dimana bila memakai browser sudah ada contoh alamat aksesnya serperti gambar di atas dan link ID nya untuk dari perangkat mobile/smartphone hingga aplikasi pendukungan nanti yang meminta ID quick connect dari Synology NAS nya.

lanjut ke tab login akun synology di lagkah sebelumnya. cek apakah perangkat NAS yang di login pada NAS tadi telah masuk ke list My Devices, berikut daftar NAS yang sudah terhubung juga ke akun dan masuk list.

dapat dilihat bahwa perangkat NAS dengan model yang di loginkan telah masuk daftar di akun. namun dari sini masih ada yang perlu dipastikan lagi, kembali ke setting quick connect dan masuk ke tab menu advanced pastikan hal berikut

untuk mudahnya boleh centang semuanya, bila untuk kebutuhan limitasi bisa diseuaikan kembali missal dengan ID quick connect tidak bisa akses file sharing (koneksi folder sharing) dan web user akses maka bisa menonaktifkan service File Sharing dan DSM.

dari sini sebenarnya sudah bisa dicoba akses NAS dari jaringan luar / internet, coba akses melalui browser sesuai alamat yang di aliaskan di tab menu Quick Connect sebelumnya dan akses alamat DSM nya yang sudah tercantum di gambar langkah sebelumnya. berikut kurang lebih hasilnya bila di akses dari internet yang sama dengan akses NAS dari browser local.

alamat yang diberikan oleh NAS akan di redirect ke alamat lain oleh domain quickconnect dari sinology. dari ini maka untuk membuat NAS diakses oleh public bisa dilakukan.


Langkah Opsional !

langkah ini tak harus dilakukan bila dijaringan masih sesuai keadaan dan kebutuhan awal seperti di terangkan awal di atas. bila jaringan dan NAS berada langsung dibawah modem maka opsi ini untuk kebutuhan direct langsung dari IP public modem ke port NAS. berikut gambaran yang dimaksud

Internet–>Modem–>Switch–>NAS-Synology

maka bila ingin menggunakan ip public dari modem bisa menambahkan setting pada control panel lalu pada menu External Access bisa add DDNS seperti gambar berikut

lalu isi hostname yang diinginkan. bila ada ip public yang static bisa langsung “Set external IP

click OK dan hasilnya seperti berikut

maka hostname dari DDNS yang terbuat bisa digunakan sebagai alias akses ip public modem yang tentunya sudah ada setting direct port atau DMZ yang diberlakukan pada modem (NAS port http 5000, port https 5001).

pada akun juga akan terlihat semakin lengkap data nya

dan jika di coba cek DDNS bisa ping dan hasilnya ip public yang keluar sesuai settingan di External Access

sampai disini sudah cukup setting alias ip publicnya…


selanjutnya adalah membuat user akses ke cloud station yang nantinya untuk koneksi aplikasi service cloud di PC…

sebelum itu buatlah shared folder khusus untuk user cloud misal “Backup-Cloud-Synology“. penulis anggap langkah ini sudah bisa dalam membuatnya. lalu buat folder lagi didalamnya yang nantinya lebih dikhususkan untuk user cloud dan isi beberapa file sehingga nantinya waktu menggunakan synology cloud drive pada PC bisa langsung terlihat ada file yang ter-sync. serikut gambar dari penjelasan singkat pembuatan shared folder nya

lalu buatlah sebuah user untuk koneksi ke fitur synology station ini misal dengan naman “usercloud“. penulis anggap langkah ini sudah bisa dalam membuatnya. maka yang perlu diperhatikan saat membuat atau setelahnya yaitu pastikan properties usernya sesuai kebutuhan berikut pada gambar

sesuaikan permission dan hak akses aplikasinya ini bertujuan agar user yang menggunakan layanan cloud station tidak mengganggu shared folder yang lain.

sehingga bila shared folder dan user akses sudah sesuaikan maka kurang lebihnya hasilnya seperti pada gamabr langkah sebelum yaitu

persiapan folder dan user untuk cloud station secara sederhana sudah dilakukan, maka berlanjut dengan sesi Utama yaitu mulai install cloud station.


Package center

masuk ke package center dan carilah cloud station server dan mulailah install

pasang aplikasinya terserah pada volume Utama atau lainnya, asal jangan sampai lupa klo dipasangnya tidak volume yang lain saja dikhawatirkan ada masalah pada volume yang tak di RAID maka berdampak pada kinerja cloud station server. penulis sengaja mencoba pada volume lain (bukan vol1 Utama) seperti berikut.

click NEXT hingga seperti berikut

click APPLY untuk menyelesaikan tahap install. lalu refresh koneksi ke NAS

lalu buka cloud station server dari menu start nas synologi pada tombol 4 kotak sebelah kiri atas, lalu langsung masuk ke setting untuk penyesuaian lagi. tambahkan akses ke shared folder “Backup-Cloud-Synology” yang dibuat sebelumnnya

sehingga seperti di bawah ini status shared folder Backup-Cloud-Synology

cukup dari sini akan berlanjut ke bagaimana installasi Synology Staion nya untuk client

Synology : Cloud Station Drive/Client on PC

Synology : Cloud Station Client (DS-Cloud) on Android

untuk management user lainnya akan dibuatkan kembali pada posting lanjutan, harap ditunggu…. ^_^

selebihnya silahkan komen, bila ada kurangnya mohon maaf dan selebihnya diusahakan akan direvisi posting ini agar lebih relevan dan tepat sasaran…

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

Synology : Sync File NAS dengan akun Google Drive

email : ariyaandro@gmail.com

penulis kali ini akan membagikan pengalaman menggunakan fasilitas atau fitur dari NAS sinology yang bernama “Cloud Sync” yang digunakan untuk mensinkronkan atau menyatukan sebuah/tempat dari suatu tempat lain ke lokasi local maunpun sebaliknya. sync disini bisa 2 arah (saling memadu padankan) atau satu sisi saja (lokasi lokal hanya upload atau download saja pada seluruh atau sebagian).

dalam penggunaannya disini baik untuk kondisi diluar kesibukan jam kerja, misal pada beberapa folder kerja akan di sync di jam tertentu misal selepas jam pulang kantor hingga jam makan malam selesai bisa melanjutkan kerja diluar kantor tentunya (home/cafĂ©/bad room) . hingga subuh menjelang jam kerja kembali, semua file sudah sync ke device kantor tentunya. itu gambaran kecil kesibukanya, selebihnya sesuaikan dengan fitur setting lanjutan yang ada pada apliaksi “Cloud Sync” ini.

cloud sync ini support hamper semua layanan cloud file storage yang saat ini ada dari google drive, one drive, azure storage, dan lainnya. kalaupun ada layanan baru selain yang dicontohkan disini maka sepertinya hanya berharap untuk update OS NAS dikemudian hari akan segera di support. belum tahu lagi klo memang bisa di add kan manual sejenis API nya ke sini, yang mungkin tak diremondasikan sebelum benar-benar masuk dalam list support layanan apliaksi ini.

untuk mendapatkan dan menjalan kan aplikasi cloud sync ini, silahkan masuk ke NAS sebagai admin atau user akses yang telah diijinkan install aplikasi pada NAS.

silahkan lakukan install “cloud sync” pada package center dari synology

kalua dilihat detail deskripsi aplikasinya bisa menyambungkan beberapa akun berbeda sekaligus atau sesama layanan cloud namun beda akun.

jika cloud sync telah terinstall dengan baik maka akan muncul di start menu NAS, buka dan coba lakukan add akun, pilih layanan yang digunakan…

terlihat beberapa layanan dari consumer hingga enterprise seperti IBM Softlayer, bila dilihat lagi list lengkapnya yang didukung oleh sinology cloud sync ini sudah hingga OpenStack.

lanjut next untuk akses akun terlebih dahulu, kira-kira akan dimintai login akun pada google…

hingga dimintakan ijin terhadap akses google drive yang ada pada akun…

klik allow untuk melanjutkan ijin akses dari apliaksi sinology clud sync. dan dilajut google akan melukan pemastian akses kembali dengan memberikan info perangkat yang mengakses layananya seperti berikut.

klik Agree untuk persetujuan, lalu akan muncul pada windows Utama NAS seperti berikut..

lakukan beberapa penyesuian mulai dari penamaan koneksi (bebas namanya, tidak ada hubungannya dengan google drive). local path yaitu folder local NAS mana yang akan di sync ke google drive nantinya, untuk folder lainnya lagi bisa dilakukan setting selanjutnya nantinya bila tahap add akun ini sudah finish. Remote path yaitu lokasi ek folder mana akan di sync folder local NAS ini, apakah di bagian Utama google drive (terluar drive google / root folder atau di folder tertentu). sync direction yaitu opsi untuk sync yang dipergunakan pada folder yang ditunjuk di google drive khususnya, 2 arah (bidirectional) saling memadupadankan / menyelaraskan / menyamaan dari-ke 2 sisi folder atau sebagai tempat download (folder google drive ke folder local) atau sebagai tempat upload (folder local ke folder google drive). bila ingin diwaktu tertentu bisa melakukan “schedule setting” seperti berikut.

gambar di atas diatur saat-saat tertentu saja dalam melakuan sync agar tak membebankan traffic jam kerja, bila sudah sesuai klik OK. dilanjut pada menu Task Setting sebelumnya untuk Next hingga muncul menu konfirmasi setting berikut.

klik Apply untuk segera melakukan penyelesaian setting. dan pada tampilan Utama cloud sync akan seperti berikut.

terlihat bahwa aplikasi sync cloud akan melakukan sync ke drive google pada nantinya sesuai jadwal sinkronisasi yang akan dilakukan. selebihnya untuk penyesuaian kembali dan add folder sync bisa dilanjut setting pada menu di atasnya.

bila proses sync ke google drive berhasil makan bisa di cek di akun bahwa pada google drive sudah ter-add / terisi folder local NAS. bila nantinya ada perangkat Synology NAS kembali di koneksikan ke akun koneksi ulang dengan Synology Cloud Sync maka selalu akan ada email info bahwa ada perangkat yang masuk ke akun, bila ada perangkat yang tak sesuai sepengetahun dapat dilakuka block di akun goole. berikut contoh email konfirmasi koneksi perangkat yang mengakses layanan dari google.

selebihnya silahkan komen, bila ada kurangnya mohon maaf dan selebihnya diusahakan akan direvisi posting ini agar lebih relevan dan tepat sasaran…

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________
link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

Troubleshoot : Memanfaatkan/menjadikan Modem-Router bekas telkom Sebagai Wifi Terusan/repeater local

email : ariyaandro@gmail.com

sumber : http://merbabu.com/blog/bisnis-wifi-hotspot/
tipe modem di atas yaitu HUAWEI HG8245A

Post ini ditujukan bagi yang cukup mengerti jaringan minimal pernah ganti2 ip modem atau komputer secara static dan auto/obtain.

Punya modem bekas telkom terutama perangkat indiehome yang sudah dibiarkan oleh telkomnya. Atau ISP sejenis yang meninggalkan modem-router yang didalamnya sudah terdapat fungsi wifi, nah ayo diperdayakan biar tak anggur…

Sebetulnya asal bentuk modemnya seperti contoh gambar di atas, alias ada port LAN dan antena wifi itu merupakan ciri perangkat yang memiliki fitur wifi didalamnya.

Posting ini akan membahas dari segi teknis bagaimana memanfatkan perangkat seperti di atas menjadi jalur ke internet juga via wifi.

poin terpenting dari setting nya yaitu ip LAN dan SSID/penamaan akses poin wifi tersebut.

coba perhatikan susunan diagram berikut, sebelum melanjut postingan ini

NBN_FTTP_Diagram

sumber : https://www.tpg.com.au/support/setup-nbn-fttp/modem-wiring-support.html

biasa nya modem indiehome (diagram : perangkat connection box) terutama port 1 LAN nya (yang di blok warna kuning) di default sebagai sumber internet dan DHCP/ip autometis sekaligus (terlihat di jalur kabel nomer 2), maka fungsi keluaran ini lah yang akan kita olah kembali sebagai wifi terusan/repeater di tempat lain yang mungkin sulit dijangkau oleh wifi modem yang ada di perangkat indiehome.

default port 1 LAN modem sebenarnya bisa diganti dan disesuaikan kembali, misal port 2 dan 3 difungsikan juga sebagai sumber internet dan DHCP. secara settting untuk fungsi tersebut bisa masuk di menu berikut.

anydesk00023

tinggal mencentang port LAN lagi sesuai keinginan, ingat biasanya port 4 digunakan sebagai jalur TV cable/digital dari indiehome. untuk perangkat indiehome lainnya tinggal cari menu yang berhubungan seperti di atas. setelah config/setting di atas di apply maka port tersebut akan berfungsi juga sebagai DHCP. dari keluaran ini terserah mau mengarah lagi ke langsung komputer,router,switch/hub,router wifi, repeater wifi, dsb.

kembali lagi ke gambar diagram di atas, di jalur pengabelan nomer 2 itu menuju suatu router. nah disini kita menggunakan modem lagi yaitu HUAWEI HG8245A. sebelum menggunakannya untuk praktik  disini, maka untuk mudahnya silahkan reset saja perangkatnya dan masuk ke bagian menu LAN dan atur IP yang sekelas/se-subnet dengan modem misal modem ip nya 192.168.1.1 (default setting indiehome). maka pada modem yang di reset tadi sesuaikan misal di ip perangkat khususnya pada LAN IP di setup 192.168.1.200.

anydesk00024

lanjut matikan DHCP perangakat, bertujuan agar IP automatis untuk client nantinya agar langsung dapat dari modem utama yaitu indiehome (bukan dari perangakat indiehome yang telah telah direset ini, dan agat tak saling ganggu dalam memberikan sumber DHCP agar tak saling mengacau) seperti dimenu berikut.

anydesk00025

pastikan enable DHCP atau semacamnya (pada perangkat router wifi seperti ini biasanya berbeda tipe dan merk akan berbeda suguhan menu nya) itu tak tercentang atau disable untuk menu perangkat yang lain.

berlanjut masuk ke menu wifi khususnya pada penamaan dari wifi atau SSID yang dinginkan, sesuaikanlah seperti berikut

anydesk00026

selebihnya untuk pengaturan jenis password sesuaikan dengan selera saja. dan sampai disini pengaturan persiapan pemanfaatan modem bekas sebagai wifi terusan dari modem indiehome utama sudah siap disambungkan seperti diagram di atas di jalur sambungan nomer 2. namun jalur nomer 2 itu masukkan ke bagian port LAN saja yang biasanya warna kuning pula sama dengan modem utama (connection box). kenapa tak sesuai diagram di atas arahannya, bila di sambung ke port yang berwarna biru (WAN port) maka perangkat yang kita gunakan ini tadi akan terpisah dengan jaringan modem utama dan diangkat sebagai sudah masuh jalur internet lalu bila susunan pengabelannya seperti itu maka DHCP server harus dinyalakan agar client mendapat ip tersendiri lagi (sesuaikan subnetnya atau network nya beda ip dengan modem utama agar tak membingungkan perangakat)

sesi pertanyaan :
kenapa setting untuk modem seperti di atas dapat meneruskan koneksi dari router ?
jawaban :
hal ini wajar diakrenakan dalam perangkat dengan fungsi seperti modem-router-wifi atau router-wifi itu antara antena wifi dan port LAN yang ada di setting bridge dan bisa jadi port LAN nya di extensikan ke sebuah antena langsung. jadi berdasarkan teori broadcast maka apapun informasi data yang lewat/masuk pada port LAN dari router/modem lainnya akan diteruskan/di-broadcast ke perangkat yang terkoneksi di perangkat (yang di setting sekarang ini). bahkan walau wifi bekas ini tak berganti ip address dan router merubah ip automatic/DHCP nya maka perangkat yang terkoneksi juga iku dapat ip perubahan walau ip address wifi bekas masih yang sama, kembali lagi itu secara teori broadcast wajar. namun tentunya klo mau mengakses wifi bekas tadi tak bisa lagi menggunakan ip address lawasnya, untuk bypas langsung masih bisa asal laptopnya ikut ip lawasnya wifi bekas.

selebihnya silahkan komen, bila ada kurangnya mohon maaf dan selebihnya diusahakan akan direvisi posting ini agar lebih relevan dan tepat sasaran…

salam rekan teknisi seprofesi
__________________________________

link profile teknis penulis

email : ariyaandro@gmail.com

%d blogger menyukai ini: