Arsip Kategori: Hardware

Bagi-share Problem LENOVO System x3550 M5 on upgrade/install windows server 2016

berikut akan membagikan pengalaman masalah upgrade widnows server 2012 r2 standard ke 2016 standard yang memang tidak bisa langsung di up ke 2016. mari kita dongengkan kawan… πŸ˜€

  1. upgrade/install ulang windows 2016
    percobaan dilakukan upgrade terhadap widnows server 2012 standard ke 2016 standard, namun mengalami masalah saat booting awal yaitu akan mengalami hang/stuck loading widnows. nah disini akar permasalahan nya.

    menurut pengalaman beberapa orang yang ditemukan (kata eyang google), hingga 12 jam kedepan loading windows awal tersebut akan tetap berlansung diakibatkan efek adanya perubahan pengkodean tentang UEFI oleh windows.
    sumber forum berikut membahasnya:
    https://forums.lenovo.com/t5/System-x-X6-M5-M4/X3550-m5-8869-stuck-on-Optimized-Boot-24-Bios/td-p/3580900
    https://forums.lenovo.com/t5/System-x-X6-M5-M4/x3550-m5-2016-clean-install-from-CD-EFI-boot-error/td-p/3606288 jadi kesimpulan awalnya server tersebut memang support windows 2016,

    namun tidak secara langsung support install jadi windows 2016 bila menggunakan installer 2016

    november atau desember 2017 (yang didownload dari site microsoft). saat blog ini ditulis memang sedang menggunakan installer ori yang di download pada pertengahan desember 2017. Yang sudah memasang windows server 2016 pada server x3550 m5 khususnya atau yang sejenis sesuai disebutkan di site lenovo, bila terjadi permasalahan startup awal masuk windows maka disarankan melakukan perbaikan/update ke UEFI terbaru pada BIOS server, sebagaimana yang dikutib link dibawah ini : https://support.lenovo.com/id/en/solutions/ht502912
    waktu masalah ini muncul, sempat mendapatkan akses IMM2 terasa lemot waktu aksesnya, dan waktu server mati yang seharusnya IMM2 masih bisa diakses malah sulit tunggu lama baru mau sendiri.

  2. update UEFI
    silahkan melakukan update firmware dan UEFI sesuai link download yang di rekomendasikan untuk masing2 server yang dimungkinakn masalah efek install windows 2016 baik dari upgrade dengan installer desember 2017 hingga efek update windows di november-desember 2017… apalagi yang jarang restart server dan update windows numpuk πŸ˜€
    sekedar saran mungkin bisa saling ingatkan, saat update IMM2 dalam keadaan server menyala lancar, namun jangan lupa update UEFI dalam keadaan server mati klo tidak akan muncul pesan error (dan ini membuat salah sangka dikira tidak bisa) berikut penambapaknnya hehehheheh… πŸ˜€

    dari error di atas jangan disangka OS itu windows atau semacamnya, ternyata OS bios itu sendiri (maka matikanlah server dengan hikmat terlebih dahulu ya πŸ™‚ )
    . silahkan melakukan update sesuai keismpulan forum/lenovo/pengalaman yang penting doa dulu ya kawan πŸ™‚ mungkin baiknya lakukan secara bertahap bagi yang g pernah update firmware/UEFI agar lebih aman takutnya tar downgrade g mau malah ruyam urusan ama client πŸ˜€
    berikut hasil update firmware dan UEFI yang sudah teruji: IMM2 –>Β Integrated Management Module 2 (IMM2) Update v4.40
    EUFI –> x3550 M5 UEFI Firmware (TBE130J) v2.40 (maaf lupa capture…hehehhehe)
    cukup amannya lakukan update pada primary saja.
  3. efek yang akan ditimbulkan upgrade/update(november-desember2017) windows problem UEFI
    bila tidak melalukan update UEFI atau update IMM2 saja maka hasilnya malah akan hang pada inisialisasi awal server seperti hang sesaat setalah nialisasi optimaze boot atau boot device and adapter.
    itulah hang yang terjadi…. (coba cabut HDD dahulu untuk memancing message error) klo pun masih sempat masuk message error setelah tekan salah satu fungsi silahkan lewati dengan tombol “C” sesuai intruksi pemberian nama error dan lanjut dengan “Y” jangan ESC untuk keluar. moga aja masih bisa akses BIOS disini… ^_^
  4. kesimpulan
    belum tahu alasan dan keperluan apa pihak windows melakukan perubahan UEFI pada update akhirtahun ini. keluhan forum juga ada yang awal tahun 2017 walau belum ada dugaan karena update akhirtahun lebih ke arah UEFI menunjukan masalah.
    moga aja masalah ini dapat meningkatkan proses baca/tulis data ke HDD server… hehehheh.
    selebihnya sih masih belum analis jauh akan berimbas atau ada efek samping perihal solusi update UEFI
  5. kemungkinan dalam permasalah ini
    ehmmm apa ya, abis makan lupa mau bahas apa nih tadi πŸ˜€
    selebihnya sudah coba reset IMM2 sebelum update firmware/UEFI… hasil sama seperti penjelasanpoint 3 di atas;
    mungkin akan ada perlambatan controller RAID saat proses inisialisasi awal server, namun widnows masih terlihat OK dalam menjalankan MSSQL… hasil sama seperti penjelasanpoint 3 di atas;
    penggantian controller RAID awal sebelum update UEFI… hasil sama seperti penjelasanpoint 3 di atas;
    clear BIOS sebelum update UEFI… hasil sama seperti penjelasanpoint 3 di atas;
    selebihnya yang melakukan solusi update UEFI langsung dan berhasil harap komen ya πŸ™‚ biar yang lain bisa lebih cepet+pasti saja dalam menangani masalah ini.

    salam rekan teknisi seprofesi
    __________________________________
    link profile teknis penulis

Iklan

Software Absensi Karyawan

berikut share yang ingin cari program/software absensi (attendance management) yang kebetulan butuh karena sulit cari dan mungkin installernya hilang. ini untuk program absensi fingerspot dan bio-finger.

Bio Finger Att v4.6

FingerSpot Compact Series v3.8 model v2008

Att Managemnt 2008 – Setup v4.6

#fingerspot #bio-finger

Apple Jadi Bikin iPad Mini?

KOMPAS.com – Belum reda rumor soal iPad 3, tablet keluaran Apple kembali membuat berita baru. Beberapa hari yang lalu, sempat tersiar kabar bahwa Apple sedang menguji coba perangkat tablet dengan ukuran layar 8 inci. Perangkat tersebut lebih kecil dari iPad generasi sebelumnya yaitu 9,7 inci.

Kabar ini datang dari The Wall Street Journal yang mendapat informasi dari pemasok Apple di Asia bahwa Apple telah menunjukkan kepada mereka desain iPad yang lebih kompak, dengan resolusi layar yang sama dengan iPad 2.

Disebutkan juga Apple telah memulai pengerjaan panel untuk iPad yang lebih kompak tersebut dan Apple disebutkan akan bekerja sama dengan LG Display dari Korea Selatan dan AU Optronics dari Taiwan.

Tetapi, kabar tersebut hanya menjelaskan bahwa Apple hanya menguji desain iPad yang lebih kecil dan memproduksi secara massal perangkat tersebut. Bisa jadi ini hanya konsep atau sekadar prototipe.

Rumor ini sebenarnya tidak mengherankan bagi Apple. Gara-garanya, Apple pernah membicarakan kemungkinan akan membuat desain iPad lebih kecil, sejak Apple meluncurkan tablet perdananya pada 2010 lalu.

Bahkan saat masih ada Steve Jobs pada 2010 lalu, Apple juga pernah menguji coba tablet dengan ukuran berbeda. Walau Apple memutuskan untuk mengambil desain berukuran 9,7 inci sebagai tabletnya.

Persaingan bisnis
Sebenarnya, iPad hingga saat ini masih menjadi tablet dengan penjualan nomor satu di dunia. Tapi dengan kehadiran tablet Kindle Fire dari Amazon, Samsung Galaxy Tab, Nook dari Barnes & Noble dan Xyboard dari Motorola tersebut dikhawatirkan akan menggerus pangsa pasar iPad.

Sehingga Apple masih memiliki kesempatan untuk membuat tablet berukuran yang lebih kecil agar mampu bersaing dengan perangkat lain.

Namun ada spekulasi dari publikasi Taiwan Digitimes yang menyebut iPad dengan ukuran layar lebih kecil akan mulai diproduksi pada pertengahan 2012 dan kemungkinan akan dirilis pada akhir tahun ini.

Dengan kemungkinan Apple membuat iPad dengan layar lebih kecil, maka Apple mungkin bisa menjual tabletnya dengan harga yang lebih rendah atau sekitar 500 dollar AS sehingga akan terjangkau oleh pasar.

Bahkan dengan ukuran mini tersebut, pengguna memungkinkan bisa menggenggam perangkat tersebut lebih gampang atau lebih ringan dibanding ukuran yang lebih besar.

Google Ciptakan Kacamata ‘Terminator’

Tahun 2008 sempat aku bayangkan akan ada kacamata seperti ini. yaitu menampilkan segala info yang qt lihat dapan mata qt… dan ternyata bayangan sang google itu ada juga… ^_^
like this deh… πŸ˜€

dan membuat dompet ini bergeliat untuk memiliki itu. πŸ™‚

 

California, AS – Sepasang kacamata bergaya futuristik akan mengantarkan penggunanya ke ‘dunia Terminator’. Kabarnya, kacamata yang dikembangkan oleh Google ini akan segera dirilis.

Mengutip narasumber internal Google yang menolak disebutkan namanya, 9to5google, Selasa (7/2/2012) melansir, ide membuat kacamata ini adalah untuk ‘menenggelamkan’ pengguna ke dunia augmented reality yang sebenarnya.

Augmented reality sendiri adalah teknologi yang menggabungkan benda maya tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi yang elemennya ditambahkan dari input sensor komputer seperti suara, video, grafis maupun data GPS.

Kacamata ini dilengkapi kamera terintegrasi yang memiliki flash. Terdapat pula display LCD di salah satu lensa kacamata yang menampilkan interface seperti pada layar komputer. Beberapa tombol kecil berderet pada tangkai kacamata.

Namun seperti dilaporkan New York Times, kacamata ini diciptakan bukan sebagai aksesoris Android. Kacamata ini berkomunikasi secara langsung dengan cloud melalui Internet Protocol (IP).

Belum ada penjelasan lebih detail mengenai fungsi kacamata tersebut. Namun digambarkan 9to5google, dengan kacamata ini pengguna akan serasa seperti dalam adegan film fiksi Terminator.

Mereka akan melihat berbagai informasi sebuah objek yang dilihatnya tampil pada display. Informasi ini muncul berdasarkan preferensi, lokasi dan informasi yang disediakan Google.

Rachmatunisa – detikinet

Kodak

Rochester, New York – Gagap beradaptasi dengan kehadiran kamera digital, sang pionir di dunia fotografi Kodak akhirnya gulung tikar. Ironisnya, mereka sebenarnya sudah menciptakan kamera digital berpuluh tahun lalu.


Kehadiran teknologi digital memang menjadi pembunuh perusahaan yang sudah berusia 132 tahun ini. Melihat bahwa sebenarnya mereka memiliki kesempatan besar untuk terus berjaya, rasanya patut disayangkan.

Kala itu di tahun 1975, Kodak sudah menciptakan kamera digital. Kamera ini mampu menangkap gambar hitam putih dalam resolusi 10.000 piksel.

Sayang, ketakutan akan kanibalisasi membuat penemuan mereka itu tidak ditindaklanjuti. “Mengapa kita harus mengkanibalisasi diri kita sendiri?” demikian anggapan yang dilontarkan oleh pihak manajemen seperti dilansir Thesundaily, Jumat (20/1/2012).

Pun juga, di tahun 1992, permintaan mantan Vice President Don Strickland untuk merilis kamera digital juga tidak mendapat ijin.

Ketakutan akan ‘memakan’ produk sendiri ini akhirnya malah menyebabkan pendatang baru menghajar Kodak. Di akhir tahun 90-an kamera digital dari berbagai vendor mulai meledak, sedang Kodak sendiri masih berjalan di tempat.

Ketika sadar akan kesalahan yang dibuatnya dan mulai berbenah diri, terlambat sudah bagi perusahaan yang bermarkas Rochester, New York ini. Mereka pun harus mengejar ketertinggalannya namun kini diketahui, usaha tersebut gagal. Kiprah ratusan tahun legenda di dunia fotografi kini harus ditutup selamanya.

 

Santi Dwi Jayanti – detikinet

Ponsel Darurat Bisa Menyala Hingga 15 Tahun

Washington, AS – Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) mengembangkan ponsel yang diklaim bisa bertahan selama 15 tahun hanya dengan satu baterai jenis AA. SpareOne, demikian nama ponsel tersebut, dirancang sebagai handset yang menjadi back up dalam keadaaan darurat.

“Ini adalah satu-satunya telepon seluler di dunia yang didayai hanya satu baterai AA,” klaim Alam Cymberknoh, Project Director SpareOne di XPAL Power, dikutip dari Cellular-news, Jumat (20/1/2012).

Ditambahkannya, terobosan teknologi SpareOne memungkinkan membantu di kala situasi darurat yang memerlukan respons cepat. Waktu bicara SpareOne mencapai 10 jam dan bisa terus menyala hingga 15 tahun jika tidak digunakan.

Jangan harap ada fitur canggih di dalamnya. Ponsel ini hanya memiliki fitur standar dan memang dikhususkan fungsinya hanya untuk menghubungi seseorang. Menggunakan baterai AA Lithium Energizer dan dilengkapi micro SIM card, SpareOne segera tersedia di AS dengan banderol USD 49,99 atau sekitar Rp 400 ribuan.

Sony dan Lenovo Angkat Tren Laptop Hybrid

LAS VEGAS, KOMPAS.com – Konsep “hybrid” atau penggabungan antara laptop dan tablet diyakini bakal menjadi tren ke depan. Setidaknya dua raksasa teknologi yang dikenal sebagai produsen komputer yakni Sony dan Lenovo mulai mengangkat konsep hybrid dalam Consumer Electronics Show (CES) 2012 di Las Vegas, Nevada, AS.

“Kami akan lebih banyak membuat perangkat hybrid di masa datang. Hybrid merupakan kategori baru dan masih punya peluang peluang besar,” kata Michael Tettler, juru bicara Lenovo saat ditemui Kompas.com bersama sejumlah wartawan dari Asia di booth Lenovo Aquaknox, The Venetian, Las Vegas, Rabu (11/1/2012).

Lenovo mengenalkan produk hybrid pertamanya lewat model laptop terbaru yang diberi nama Ideapad Yoga. Sekilas bentuknya sama dengan laptop umumnya dengan layar 13,3 inci dengan bentuk yang ramping dan ringan.

Namun, layarnya dapat ditekuk 360 derajat dan dapat berfungsi menjadi tablet karena menggunakan layar sentuh bahkan keyboard-nya bisa menjadi dudukan jika diletakkan di atas meja.

Menurut Tettler, secara teknis Ideapad Yoga telah memenuhi syarat ultrabook dari Intel. Menggunakan prosesor Intel Core generasi kedua, rasio kinerja terhadap daya tahan baterainya sangat optimal untuk penggunaan sehari-hari.

Namun, secara fungsional sudah melebihi standar ultrabook. Ideapad Yoga akan menggunakan Windows 8 sehingga jadwal rilisnya pun akan mengikuti jadwal rilis sistem operasi terbaru Microsoft tersebut.

Sementara Sony memperkenalkan konsep hybrid yang sedikit berbeda. Sama-sama menggunakan layar sentuh, namun untuk memfungsikan menjadi tablet layarnya cukup digeser ke bagian bawah sehingga menutupi seluruh bagian keyboard.

Sistem operasinya sendiri, Sony tidak memberi informasi lebih rinci. “Saat ini baru konsep jadi kami belum bisa mengatakan spesisikasinya,” kata Kevin Sather, senior product manager Vaio, Sony saat memperkenalkannya di booth Sony.

Ia mengatakan, Sony meyakini produk hybrid akan menjadi tren ke depan karena banyak orang mulai menyukai tablet. Namun, banyak pengguna tablet yang tidak sepenuhnya puas dengan layar sentuh saja.

Untuk melakukan pekerjaan di perangkat tablet, tidak sedikit yang membeli keyboard tambahan. Konsep hybrid sebenarnya tidak baru. Tablet PC misalnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

Namun, rasio harga terhadap kinerja saat itu tidak seoptimal sekarang sehingga tidak terlalu populer. Saat ini mungkin saat yang pas menggabungkan kembali tablet dengan laptop standar.

%d blogger menyukai ini: