Arsip Kategori: Hardware

Apple Jadi Bikin iPad Mini?

KOMPAS.com – Belum reda rumor soal iPad 3, tablet keluaran Apple kembali membuat berita baru. Beberapa hari yang lalu, sempat tersiar kabar bahwa Apple sedang menguji coba perangkat tablet dengan ukuran layar 8 inci. Perangkat tersebut lebih kecil dari iPad generasi sebelumnya yaitu 9,7 inci.

Kabar ini datang dari The Wall Street Journal yang mendapat informasi dari pemasok Apple di Asia bahwa Apple telah menunjukkan kepada mereka desain iPad yang lebih kompak, dengan resolusi layar yang sama dengan iPad 2.

Disebutkan juga Apple telah memulai pengerjaan panel untuk iPad yang lebih kompak tersebut dan Apple disebutkan akan bekerja sama dengan LG Display dari Korea Selatan dan AU Optronics dari Taiwan.

Tetapi, kabar tersebut hanya menjelaskan bahwa Apple hanya menguji desain iPad yang lebih kecil dan memproduksi secara massal perangkat tersebut. Bisa jadi ini hanya konsep atau sekadar prototipe.

Rumor ini sebenarnya tidak mengherankan bagi Apple. Gara-garanya, Apple pernah membicarakan kemungkinan akan membuat desain iPad lebih kecil, sejak Apple meluncurkan tablet perdananya pada 2010 lalu.

Bahkan saat masih ada Steve Jobs pada 2010 lalu, Apple juga pernah menguji coba tablet dengan ukuran berbeda. Walau Apple memutuskan untuk mengambil desain berukuran 9,7 inci sebagai tabletnya.

Persaingan bisnis
Sebenarnya, iPad hingga saat ini masih menjadi tablet dengan penjualan nomor satu di dunia. Tapi dengan kehadiran tablet Kindle Fire dari Amazon, Samsung Galaxy Tab, Nook dari Barnes & Noble dan Xyboard dari Motorola tersebut dikhawatirkan akan menggerus pangsa pasar iPad.

Sehingga Apple masih memiliki kesempatan untuk membuat tablet berukuran yang lebih kecil agar mampu bersaing dengan perangkat lain.

Namun ada spekulasi dari publikasi Taiwan Digitimes yang menyebut iPad dengan ukuran layar lebih kecil akan mulai diproduksi pada pertengahan 2012 dan kemungkinan akan dirilis pada akhir tahun ini.

Dengan kemungkinan Apple membuat iPad dengan layar lebih kecil, maka Apple mungkin bisa menjual tabletnya dengan harga yang lebih rendah atau sekitar 500 dollar AS sehingga akan terjangkau oleh pasar.

Bahkan dengan ukuran mini tersebut, pengguna memungkinkan bisa menggenggam perangkat tersebut lebih gampang atau lebih ringan dibanding ukuran yang lebih besar.

Iklan

Google Ciptakan Kacamata ‘Terminator’

Tahun 2008 sempat aku bayangkan akan ada kacamata seperti ini. yaitu menampilkan segala info yang qt lihat dapan mata qt… dan ternyata bayangan sang google itu ada juga… ^_^
like this deh… 😀

dan membuat dompet ini bergeliat untuk memiliki itu. 🙂

 

California, AS – Sepasang kacamata bergaya futuristik akan mengantarkan penggunanya ke ‘dunia Terminator’. Kabarnya, kacamata yang dikembangkan oleh Google ini akan segera dirilis.

Mengutip narasumber internal Google yang menolak disebutkan namanya, 9to5google, Selasa (7/2/2012) melansir, ide membuat kacamata ini adalah untuk ‘menenggelamkan’ pengguna ke dunia augmented reality yang sebenarnya.

Augmented reality sendiri adalah teknologi yang menggabungkan benda maya tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi yang elemennya ditambahkan dari input sensor komputer seperti suara, video, grafis maupun data GPS.

Kacamata ini dilengkapi kamera terintegrasi yang memiliki flash. Terdapat pula display LCD di salah satu lensa kacamata yang menampilkan interface seperti pada layar komputer. Beberapa tombol kecil berderet pada tangkai kacamata.

Namun seperti dilaporkan New York Times, kacamata ini diciptakan bukan sebagai aksesoris Android. Kacamata ini berkomunikasi secara langsung dengan cloud melalui Internet Protocol (IP).

Belum ada penjelasan lebih detail mengenai fungsi kacamata tersebut. Namun digambarkan 9to5google, dengan kacamata ini pengguna akan serasa seperti dalam adegan film fiksi Terminator.

Mereka akan melihat berbagai informasi sebuah objek yang dilihatnya tampil pada display. Informasi ini muncul berdasarkan preferensi, lokasi dan informasi yang disediakan Google.

Rachmatunisa – detikinet

Kodak

Rochester, New York – Gagap beradaptasi dengan kehadiran kamera digital, sang pionir di dunia fotografi Kodak akhirnya gulung tikar. Ironisnya, mereka sebenarnya sudah menciptakan kamera digital berpuluh tahun lalu.


Kehadiran teknologi digital memang menjadi pembunuh perusahaan yang sudah berusia 132 tahun ini. Melihat bahwa sebenarnya mereka memiliki kesempatan besar untuk terus berjaya, rasanya patut disayangkan.

Kala itu di tahun 1975, Kodak sudah menciptakan kamera digital. Kamera ini mampu menangkap gambar hitam putih dalam resolusi 10.000 piksel.

Sayang, ketakutan akan kanibalisasi membuat penemuan mereka itu tidak ditindaklanjuti. “Mengapa kita harus mengkanibalisasi diri kita sendiri?” demikian anggapan yang dilontarkan oleh pihak manajemen seperti dilansir Thesundaily, Jumat (20/1/2012).

Pun juga, di tahun 1992, permintaan mantan Vice President Don Strickland untuk merilis kamera digital juga tidak mendapat ijin.

Ketakutan akan ‘memakan’ produk sendiri ini akhirnya malah menyebabkan pendatang baru menghajar Kodak. Di akhir tahun 90-an kamera digital dari berbagai vendor mulai meledak, sedang Kodak sendiri masih berjalan di tempat.

Ketika sadar akan kesalahan yang dibuatnya dan mulai berbenah diri, terlambat sudah bagi perusahaan yang bermarkas Rochester, New York ini. Mereka pun harus mengejar ketertinggalannya namun kini diketahui, usaha tersebut gagal. Kiprah ratusan tahun legenda di dunia fotografi kini harus ditutup selamanya.

 

Santi Dwi Jayanti – detikinet

Ponsel Darurat Bisa Menyala Hingga 15 Tahun

Washington, AS – Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) mengembangkan ponsel yang diklaim bisa bertahan selama 15 tahun hanya dengan satu baterai jenis AA. SpareOne, demikian nama ponsel tersebut, dirancang sebagai handset yang menjadi back up dalam keadaaan darurat.

“Ini adalah satu-satunya telepon seluler di dunia yang didayai hanya satu baterai AA,” klaim Alam Cymberknoh, Project Director SpareOne di XPAL Power, dikutip dari Cellular-news, Jumat (20/1/2012).

Ditambahkannya, terobosan teknologi SpareOne memungkinkan membantu di kala situasi darurat yang memerlukan respons cepat. Waktu bicara SpareOne mencapai 10 jam dan bisa terus menyala hingga 15 tahun jika tidak digunakan.

Jangan harap ada fitur canggih di dalamnya. Ponsel ini hanya memiliki fitur standar dan memang dikhususkan fungsinya hanya untuk menghubungi seseorang. Menggunakan baterai AA Lithium Energizer dan dilengkapi micro SIM card, SpareOne segera tersedia di AS dengan banderol USD 49,99 atau sekitar Rp 400 ribuan.

Sony dan Lenovo Angkat Tren Laptop Hybrid

LAS VEGAS, KOMPAS.com – Konsep “hybrid” atau penggabungan antara laptop dan tablet diyakini bakal menjadi tren ke depan. Setidaknya dua raksasa teknologi yang dikenal sebagai produsen komputer yakni Sony dan Lenovo mulai mengangkat konsep hybrid dalam Consumer Electronics Show (CES) 2012 di Las Vegas, Nevada, AS.

“Kami akan lebih banyak membuat perangkat hybrid di masa datang. Hybrid merupakan kategori baru dan masih punya peluang peluang besar,” kata Michael Tettler, juru bicara Lenovo saat ditemui Kompas.com bersama sejumlah wartawan dari Asia di booth Lenovo Aquaknox, The Venetian, Las Vegas, Rabu (11/1/2012).

Lenovo mengenalkan produk hybrid pertamanya lewat model laptop terbaru yang diberi nama Ideapad Yoga. Sekilas bentuknya sama dengan laptop umumnya dengan layar 13,3 inci dengan bentuk yang ramping dan ringan.

Namun, layarnya dapat ditekuk 360 derajat dan dapat berfungsi menjadi tablet karena menggunakan layar sentuh bahkan keyboard-nya bisa menjadi dudukan jika diletakkan di atas meja.

Menurut Tettler, secara teknis Ideapad Yoga telah memenuhi syarat ultrabook dari Intel. Menggunakan prosesor Intel Core generasi kedua, rasio kinerja terhadap daya tahan baterainya sangat optimal untuk penggunaan sehari-hari.

Namun, secara fungsional sudah melebihi standar ultrabook. Ideapad Yoga akan menggunakan Windows 8 sehingga jadwal rilisnya pun akan mengikuti jadwal rilis sistem operasi terbaru Microsoft tersebut.

Sementara Sony memperkenalkan konsep hybrid yang sedikit berbeda. Sama-sama menggunakan layar sentuh, namun untuk memfungsikan menjadi tablet layarnya cukup digeser ke bagian bawah sehingga menutupi seluruh bagian keyboard.

Sistem operasinya sendiri, Sony tidak memberi informasi lebih rinci. “Saat ini baru konsep jadi kami belum bisa mengatakan spesisikasinya,” kata Kevin Sather, senior product manager Vaio, Sony saat memperkenalkannya di booth Sony.

Ia mengatakan, Sony meyakini produk hybrid akan menjadi tren ke depan karena banyak orang mulai menyukai tablet. Namun, banyak pengguna tablet yang tidak sepenuhnya puas dengan layar sentuh saja.

Untuk melakukan pekerjaan di perangkat tablet, tidak sedikit yang membeli keyboard tambahan. Konsep hybrid sebenarnya tidak baru. Tablet PC misalnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

Namun, rasio harga terhadap kinerja saat itu tidak seoptimal sekarang sehingga tidak terlalu populer. Saat ini mungkin saat yang pas menggabungkan kembali tablet dengan laptop standar.

Nokia Windows Phone

Las Vegas, AS – Asa Nokia untuk kembali bertaji di pasar smartphone, melawan Android dan iPhone, diprediksi jadi kenyataan. Handset berbasis Windows Phone yang akan banyak mereka rilis tahun ini diprediksi menuai kesuksesan.

Analisis dari Morgan Stanley, lembaga keuangan terkemuka, memproyeksi Nokia dapat menjual 37 juta unit Windows Phone tahun ini. Kemudian meningkat menjadi 64 juta unit di tahun 2013.

“Saya merasakan bahwa pekerjaan yang sedang kami lakukan sunguh-sungguh akan terbayar,” ucap CEO Microsoft, Steve Ballmer pada perhelatan Consumer Electronic Show (CES) 2012 di Las Vegas, dikutip detikINET dari Mobiledia .

Handset Windows Phone dari Nokia kini sudah keluar 3 jenis yaitu seri 710, 800 dan 900. Seri Lumia 900 mendapat penghargaan sebagai smartphone terbaik di CES 2012.

Tahun 2011 cukup suram bagi Nokia di mana mereka disalip Samsung dan Apple setelah sebelumnya menjadi raja smartphone. Namun tahun 2012 diproyeksi menjadi titik balik mereka dengan banyak Windows Phone akan diluncurkan.

Terlebih lagi mereka mendapat dukungan kuat dari Microsoft yang punya dana marketing melimpah. Patut ditunggu apakah duet mereka memang mampu berbicara banyak, khususnya melawan Android yang saat ini menguasai lebih dari 50% market share smartphone dunia.

 

Fino Yurio Kristo – detikinet

iPad 3 Usung LTE Dirilis Maret 2012

Jakarta – Muncul lagi kasak-kusuk terbaru soal iPad 3. Bocoran terbaru menyebutkan, tablet PC tergress Apple tersebut nantinya bakal mengusung konektivitas Long Term Evolution (LTE) dan bakal dirilis Maret 2012.

Adalah Bloomberg yang diketahui pertama kali mengumbar kabar ini. Menurut tiga orang sumber mereka yang dekat dengan isu tersebut, partner Apple di Asia disebutkan akan mulai memproduksi iPad 3 pada Januari ini.

Nah, jika tak ada rintangan, tahap selanjutnya adalah produksi massal pada bulan Februari dan mulai dilepas ke pasar pada Maret 2012.

Sederet peningkatan fitur pun dilaporkan akan dibenamkan pada iPad 3. Mulai dari layar high definition, chip quad core, hingga konektivitas LTE.

Bloomberg melansir dan dikutip detikINET, Sabtu (14/1/2012), juru bicara Apple enggan menanggapi bocoran iPad 3 tersebut. Khususnya terkait rumor dan spekulasi.

Namun jika berbicara tentang LTE, sejumlah vendor ponsel sebelumnya hampir secara serentak meluncurkan ponsel anyar mereka yang mengusung LTE. Sebut saja Nokia Lumia 900 dan LG Spectrum.

Sehingga bukan tak mungkin rasanya jika iPad 3 juga akan mengikuti langkah serupa lantaran tekanan perkembangan teknologi.

Apple pun diyakini akan terus melanjutkan kisah sukses iPad. Setelah memperkenalkan untuk pertama kalinya di tahun 2010 lalu, perusahaan yang dirintis mendiang Steve Jobs itu sukses mendorong perkembangan industri tablet PC dan jadi pemicu vendor lain untuk mengikuti langkahnya.

Hingga kini, Apple dilaporkan telah sukses menjual lebih dari 40 juta unit iPad, yang jika dikalkulasi nilai penjualannya bisa mencapai USD 25,3 miliar.

Ardhi Suryadhi – detikinet

%d blogger menyukai ini: