Arsip Kategori: Uncategorized

Test Post Again

lama tak posting dan mantau blog ini. test post dulu yah.. 🙂

Windows Coming Soon

ini seperti bukan cita rasa microsoft yang selalu dikembangkan secara bertahap dan lebih beradaptasi ke pelanggan. menurut saya windows 8 bukan kegagalan, dan menambahkan .1 kedalam nama win 8 itu menjadi hal yang aneh dan sedikit lucu. apalagi akan keluar judul windows 8.1 update 1.

seharusnya ada orang yang bisa berimajinasi menyederhanakan antara semua kebutuhan pelanggan dan microsoft. dari awal loading windows menurut saya udah ok walau terkadang monoton dari jaman dulu. setelah itu tombol start metro yang menurut saya inovasi tanpa adaptasi itulah jadinya. sebuah design metro yang seharusnya lebih sedikit familiar ke windows sebelumnya shingga tak perlu menghilangkan tombol start dan tidak terlalu di tata letak menunya sehingga orang asing terhadap windows. seharusnya jangan egois microsoft untuk berpendapat menyatukan semua hal mobile dan pc jadi satu. padahal jika itu disatukan buktinya pasar pc anjlok dan tidak ada lagi keunikan dari dua sisi baik perangkat genggam dan rumahan.

design start seharusnya masih semi windows 7 dan seharusnya microsoft juga faham bagaimana nanti pengguna merasakan. jika pun windows 9 keluar saya lebih senang menyebutnya “windows nine” yang kedengaran agak lucu namun tegas. namun bila gaya windows nanti masih sok seperti windows 8 maka itu bukan sebuah kemajuan tapi adapatasi yang mungkin akan meragukan pelanggan.

sejak munculnya windows 8 saya senang akhirnya microsoft bisa membuat lebih cantik namun tak mudah untuk dimengerti cepat. dari ini pun banyak imajinasi yang kluar untuk membuat design windows seharusnya bagaimana.

Tentang Jelly Bean

[cerita]

Lama saya tak post tulisan, sekarang tentang JB (jelly bean) serperti dugaan saya itu untuk orang pintar bukan untuk orang awam bahkan sedikit mengerti JB. beberapa aplikasi standard tak jauh beda dengan ponsel sebelumnya. kalau sekedar jalan memang lumayan bisa smart tetapi jika dibiarkan maka ponsel JB ini akan tak tahu arah (hang).

saya bukannya maniak atau fanatik dengan produk ini, bahkan produk awal yang saya pegang (kado dari dosen yaitu ipon second) bila saya ceritakan mungkin anda akan berfikir kembali kenapa sampai mahal JB dijualnya. ternyata JB mahal hanya karena hardwarenya. produk ini diciptakan untuk memudahkan bukan untuk mencerdaskan. apakah anda ingin dicerdaskan oleh mesin ? belum tentu mau sepenuhnya, mesinlah yang harus melayani anda dengan tanpa susah payah melatihnya diawal (JB). produk ini adalah Apple.com

Penemuan Luar Angkasa Paling Ekstrem Pada 2012

Penemuan astronomis pada 2012 telah mengubah apa yang kita ketahui mengenai alam semesta dan mendorong beberapa instrumen hingga batas kemampuan mereka untuk mengamati.

Para ilmuwan menemukan sebuah galaksi yang menyimpan lubang hitam yang sangat besar, dengan pusatnya yang berukuran 17 miliar kali lebih besar dari Matahari. Kelompok peneliti lain melihat sebuah planet berbatu panas di sistem bintang terdekat dengan sistem tata surya kita. Sementara itu, rekor untuk kelompok galaksi yang paling besar dan paling jauh akhirnya terpecahkan.

Berikut adalah ringkasan dari beberapa penemuan yang paling ekstrem dan kosmik paling menarik tahun ini.

image_142cc2284b7e7b30f8ccf392bef40178

Lubang hitam paling mengerikan
Pengamat mungkin tidak ingin terlalu dekat dengan NGC 1277 atau lubang hitam sangat besar, yang memakan sebagian besar dari galaksi itu sendiri. Pusat lubang hitam itu besarnya 17 miliar kali lebih besar dari Matahari dan menempati 14 persen massa galaksi tempatnya berada, dibandingkan dengan 0,1 persen dari ukuran biasa.

Peneliti sangat bingung dengan ukuran lubang hitam tersebut, sampai-sampai mereka menunda satu tahun untuk memeriksa perhitungan mereka sebelum menerbitkan hasilnya.

Planet luar yang terdekat dengan Bumi
Dalam sebuah penemuan mengejutkan, para astronom menemukan sebuah planet dengan ukuran yang sama seperti Bumi di sistem bintang sebelah. Planet berbatu itu ditemukan di Alpha Centauri, sistem dengan tiga bintang yang hanya berjarak 4,3 tahun cahaya dari kita.

Tidak mungkin ada kehidupan di planet tersebut. Permukaan berbatu yang mungkin cair, karena planet ini mengorbit hanya dengan jarak 3,6 juta mil (6 juta kilometer) dari bintang seperti Matahari. (Bumi, untuk perbandingan, berputar di jarak 93 juta mil, atau 150 juta km, dari Matahari).

Alpha Centauri Bb, adalah nama planet tersebut, ditemukan melalui pelacakan getaran gravitasi planet di sekitar bintang tersebut. Getaran dalam kasus ini sangat halus, membuat bintang itu bergerak maju mundur di tidak lebih dari 1,1 mph (1,8 km/jam). Tim peneliti menyatakan hal itu “mendorong teknik kami hingga batas maksimal,” dan beberapa astronom skeptis bahwa planet itu ada.

Dan pada bulan ini, sebuah tim peneliti yang berbeda mendeteksi lima planet potensial yang mengorbiti bintang Tau Ceti, yang terletak hanya 11,9 tahun cahaya dari Bumi. Salah satu kandidat dunia baru yang mungkin mampu mendukung kehidupan seperti yang kita tahu, ujar para ilmuwan.

Dunia alien terkecil
Para astronom menggunakan NASA Kepler Space Telescope dan menemukan tiga planet kecil berjarak 120 tahun cahaya dari Bumi. Mengelilingi bintang KOI-961, yang terkecil dari tiga planet seukuran Mars, dan semua yang lebih kecil dari Bumi. Bahkan bintang itu sendiri kecil — hanya 70 persen lebih besar dari Jupiter.

“Ini adalah sistem yang paling kompak dari planet,” ujar John Johnson, dari California Institute of Technology di Pasadena. “Ini seperti Anda memiliki pistol laser penyusut dan ubah pengaturannya hingga tujuh kali lebih kecil dan menembaki sebuah sistem planet.”

Tata surya terkecil
KOI-500 memiliki lima planet begitu berdempetan sehingga gravitasi mereka saling bersentuhan satu sama lain pada orbitnya. “Tahun” dalam sistem tersebut hanya sepanjang 1, 3, 4,6, 7,1 dan 9,5 hari. Selain itu, planet-planet kecil: hanya 1,3 hingga 2,6 kali dari ukuran Bumi.

Semua kejadian ini terjadi di wilayah yang 150 kali lebih kecil dari orbit Bumi, ujar para astronom.

“Pada tingkat ini, Anda dengan mudah bisa memasukan di 10 planet lebih banyak, dan mereka masih muat dengan nyaman di dalam orbit bumi,” ujar Darin Ragozzine, seorang ilmuwan planet di University of Florida di Gainesville, dalam sebuah pernyataan.

Galaksi paling jauh 

Sama seperti rekor dunia lari 100 meter, rekor galaksi terjauh yang diketahui sering berubah. Pemegang terbaru rekor potensial terbaru adalah UDFj-39546284, yang telah terbentuk ketika alam semesta hanya 380 juta tahun. Usia ekstrem itu ditemukan pada tahun 2012 menggunakan pengamatan baru dari Hubble Space Telescope NASA.

Galaksi ini merupakan bagian dari kelompok tujuh yang diperiksa astronom, mungkin membentuk pengamatan pertama yang dapat diandalkan galaksi yang terbentuk 400 juta dan 600 juta tahun setelah Big Bang menciptakan alam semesta 13,7 miliar tahun yang lalu.

Supernova tertua yang paling jauh
Pada 2012, astronom menggambarkan apa yang menurut mereka menyebabkan supernova tertua yang paling jauh di alam semesta. Para ilmuwan percaya bahwa beberapa supernova “super-terang” berasal dari bintang-bintang besar — 100 sampai 250 kali massa Matahari — yang meledak dan memuntahkan materi mereka ke ruang angkasa.

Para astronom menyatakan bahwa di dalam bintang-bintang besar, perubahan sinar gamma menjadi pasangan elektron serta positron antimateri. Sinar gamma biasanya menghentikan bintang dari keruntuhan karena gravitasi, tapi cengkeramannya melemah saat sinar gamma dikonversi menjadi materi. Pada titik inilah bintang meletup, memicu ledakan.

Kelompok galaksi paling besar
Sekitar 2.000 kali lebih besar dari Bima Sakti, sekelompok besar galaksi sekitar 7 miliar tahun cahaya mempunyai hampir setiap materi yang dikenal. Para astronom mengatakan kelompok itu (yang dikenal sebagai SPT-CLJ2344-4243 dan dijuluki kelompok Phoenix) sepertinya berisi ribuan galaksi dari berbagai ukuran.

Para astronom pertama kali melihat kelompok Phoenix pada 2010, tapi tidak menyadari luasnya sampai mereka melakukan pengamatan lanjutan dengan Chandra X-ray Observatory NASA. Energi cahaya yang sangat tinggi mengalir keluar dari kelompok itu, yang membuatnya menjadi sinar X paling bercahaya yang pernah ditemukan, 35 persen lebih terang dari yang pemegang rekor sebelumnya.

Peta alam semesta terbesar
Para astronom selangkah lebih dekat untuk memahami bagaimana awal mula alam semesta. The Sloan Digital Sky Survey III merilis peta dengan grafik yang memiliki lebih dari 1 juta galaksi dalam volume total 70 miliar kubik tahun cahaya.

Peta ini dapat membantu astronom lebih memahami materi gelap dan energi gelap misterius yang membentuk sebagian besar alam semesta, ujar para peneliti.

Pandangan terjauh alam semesta
Teleskop luar angkasa Hubble bisa mengintip jauh lebih dalam menembus batas waktu. Observatorium terkenal yang mengorbit itu berhasil menangkap cahaya yang dipancarkan 13,2 miliar tahun yang lalu, ketika alam semesta hanya berusia 500 juta tahun atau lebih.

Gambar Hubble, yang disebut Deep Field eXtreme, menunjukkan galaksi dan cahaya terakumulasi selama 10 tahun dalam bentuk yang sedikit kecil dari langit, ini adalah metode terbaik yang kita miliki untuk melihat benda-benda begitu jauh. Foto ini adalah penerus Hubble “Ultra Deep Field”, yang diambil teleskop tersebut pada 2003 dan 2004.

Bintang magnetik terkuat
Ada bintang sejauh 20.000 tahun cahaya dari Bumi dengan karakter magnetik. NGC 1624-2, sekitar 35 kali lebih besar seperti Matahari, terlihat di konstelasi Perseus. Dengan medan magnet 20.000 kali lebih kuat dari Matahari-dan 10 kali lebih kuat daripada setiap bintang yang dikenal — NGC 1624-2 menyeret selimut partikel bermuatan terperangkap di sekitarnya.

“Medan magnet dengan kekuatan seperti ini sangatlah langka, yang diketahui hanyalah beberapa di bintang lain dengan massa yang jauh lebih rendah,” ujar pemimpin penulis studi Gregg Wade, seorang astronom di Royal Military College of Canada pada SPACE.com dalam wawancara bulan September. “Perlu keberuntungan untuk menemukan medan yang kuat.”

Ledakan sinar X saat dunia masih muda
Seberkas sinar-X yang berasal dari quasar GB 1.428 (sebuah galaksi yang memiliki lubang hitam besar di pusatnya) ditemukan sekitar 12,4 miliar tahun cahaya dari Bumi. Jangkauan radiasinya diperkirakan sekitar dua kali diameter Bima Sakti.

Dengan pemegang rekor sebelumnya pada 12,2 miliar tahun cahaya, astronom mengatakan mereka mendapatkan informasi lebih lanjut tentang bagaimana perilaku lubang hitam di awal alam semesta.

Inti terbesar ditemukan di galaksi super besar

Bersembunyi di sebuah galaksi sekitar 10 kali lebar Bima Sakti terletak inti galaksi besar yang beragam yang tampaknya tidak memiliki lubang hitam yang terkait dengannya.

Inti yang sangat tipis dari A2261-BCG, yaitu sekitar 10.000 tahun cahaya, membuat bingung para astronom karena diperkirakan lubang hitam super besar semestinya berada di jantung sebagian besar galaksi. pengamatan dari Hubble Space Telescope menunjukkan inti tersebut mungkin telah dibangun ketika dua galaksi bergabung.

Oleh Elizabeth Howell | SPACE.com

110 Praktisi Seni Rupa Ikuti Lomba Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Faber-Castell menggelar lomba ilustrasi bertema lingkungan di Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta, Minggu (2/19/2011). Dengan mengusung isu go green, “My City My Responsibility”, Faber-Castell mengajak para praktisi di dunia seni rupa untuk bisa turut mendukung gerakan peduli lingkungan melalui hasil karyanya.

Public Relations PT. Faber Castell International Indonesia, Andri Kurniawan mengatakan, pihaknya terdorong untuk melakukan kampanye go green karena pemanasan global dan isu-isu lingkungan lainnya kini menjadi topik hangat yang selalu dibicarakan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Faber-Castell terhadap isu-isu lingkungan sesuai dengan brand essential yang dianut selama ini.

“Lomba ilustrasi ini sedikitnya diikuti oleh 110 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, sampai kepada sanggar-sanggar seni rupa masyarakat umum,” kata Andri kepada Kompas.com, Minggu (2/10/2011), di IKJ.

Andri menjelaskan, lomba ilustrasi ini merupakan rangkaian perayaan 250 tahun Faber-Castell. Rencananya, setelah di Jakarta, lomba serupa juga akan digelar di beberapa kota besar seperti Bandung, Bali, Surabaya, dan Yogyakarta.

Dari seluruh karya yang terkumpul akan dipilih sepuluh finalis oleh tim juri yang berasal dari pengajar dan praktisi seni rupa senior. Nantinya, dari sepuluh finalis tersebut akan dipilih tiga karya terbaik yang akan diumumkan pada 20 Oktober mendatang melalui website www.faber-castell.co.id.

“Para finalis mendapatkan sertifikat, produk dan uang tunai Rp 1 juta, sedangkan untuk tiga finalis terbaik masing-masing berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 5 juta,” ujar Andri.

Benarkah Tidak Ada kehidupan di Planet Lain?

Ilmuwan mulai mencari intelijensia alien (SETI), dengan asumsi adanya kehidupan di luar sana. Namun, analisa terbaru nampaknya akan membuyarkan optimisme ini.

Guna menghitung kemungkinan terjadinya kontak radio dengan makhluk luar angkasa, para ilmuwan SETI menggunakan apa yang dikenal sebagai Persamaan Drake.Teori ini diformulasikan pada 1960 oleh Frank Drake dari SETI Institute di California.

Persamaan ini memperkirakan jumlah transmisi radio peradaban di galaksi kita pada satu waktu dengan mengalikan senar faktor yang ada. Termasuk fraksi jumlah bintang, fraksi yang memiliki planet, faksi layak huni, kemungkinan munculnya kehidupan di planet itu, kemungkinan munculnya entitas cerdas dan sebagainya. Nilai-nilai dari hampir semua faktor ini sangat spekulatif.

Namun, Drake dan lainnya menghasilkan tebakan terbaik, dengan memperkirakan adanya sekitar 10 ribu peradaban canggih di galaksi yang saat ini sedang mengirim sinyal menggunakan cara manusia. Jumlah itulah yang membuat beberapa ilmuwan memprediksi manusia akan mendeteksi sinyal asing dalam dua dekade mendatang.

Optimisme mereka bergantung pada satu faktor tertentu. Dalam persamaan, kemungkinan munculnya kehidupan di planet layak huni (ada air, permukaan berbatu dan atmosfer), hampir selalu dianggap 100%. Sebagai penalaran, hukum-hukum dasar yang sama berlaku untuk seluruh alam semesta.

Karena hukum-hukum ini membahayakan asal-usul kehidupan di Bumi, kehidupan ini siap muncul di tempat lain. Ketika astrobiologis Rusia Andrei Finkelstein melakukan konferensi pers SETI baru-baru ini ia mengatakan, “Asal-usul kehidupan sama tak terelakkannya dengan pembentukan atom”.

Namun dalam makalah baru yang diterbitkan di arXiv.org, astrofisikawan David Spiegel di Princeton University dan fisikawan Edwin Turner di University of Tokyo berpendapat, pemikiran tersebut keliru. Menggunakan metode statistik yang disebut penalaran Bayesian, ilmuwan ini berpendapat, kehidupan di Bumi bisa menjadi sangat umum atau sangat jarang dan tak ada alasan memilih salah satu kesimpulan dari lainnya.

Melalui analisis baru ini, Spiegel dan Turner mengaku berhasil menghapus satu teori Persamaan Drake yang sangat diyakini ilmuwan dan menggantinya dengan tanda tanya besar. Disebutkan, meski benar kehidupan muncul dengan cepat di Bumi (dalam beberapa ratus juta tahun pertama planet), para peneliti menunjukkan, jika hal itu tak segera terjadi, tak akan ada cukup waktu bagi kehidupan cerdas (manusia) untuk berevolusi.

Pada dasarnya, teori di atas sangat bias. Butuh setidaknya 3,5 miliar tahun bagi kehidupan cerdas untuk berkembang di Bumi, dan satu-satunya alasan adanya kehidupan saat ini adalah adanya evolusi sejak awal. Keberuntungan ini sepenuhnya independen dari kemungkinan adanya kehidupan di planet layak huni lain.

“Meski kehidupan di planet ini dimulai, segera setelah Bumi bisa dihuni, fakta ini konsisten dengan kehidupan yang jarang terjadi di alam semesta,” ujar penulis. Dalam makalahnya, Spiegel dan Turner membuktikan pernyataan tersebut secara matematis. Hasilnya bukan berarti manusia sendirian. Namun, tak ada alasan sebaliknya.

“Penggila Bayesian yang terobsesi kehidupan di luar Bumi harus secara signifikan didorong pemunculan cepat kehidupan di awal Bumi, namun tak bisa sangat yakin atas dasar itu,” para penulis menyimpulkan. Keberadaan manusia sendiri menyiratkan mengenai seberapa banyak kehidupan lain muncul. Jika kehidupan muncul secara independen di Mars, maka ilmuwan akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menyatakan, bahwa asal-usul kehidupan tak bisa dihindarkan. (inilah)

Paramore Akan Konser Di Indonesia Bulan Agustus 2011

Beberapa kali Indonesia selalu terlewatkan ketika Paramore menggelar konser di Asia (Singapore dan Malaysia). Tapi kali ini di tahun 2011 Paramore akan benar-benar konser di Indonesia untuk menghibur para penggemarnya (Parawhore). Rencananya Paramore yang kini beranggotakan 3 orang personel yaitu Hayley Williams (vokal), Jeremy Davis (Bass) dan Taylor York (gitar), akan menggelar konser di dua tempat di Indonesia, yaitu di Bali pada tanggal 17 Agustus 2011 yang bertempat di Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan di Jakarta pada tanggal 19 Agustus 2011 yang bertempat di Pantai Carnaval Ancol. Bertepatan dengan bulan puasa dan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Konser Paramore di Indonesia ini bisa dikatakan spesial, karena digelar di dua tempat sekaligus.

Saya sendiri termasuk salah satu fans Paramore beberapa bulan ini. Saya mengenal Paramore gak terlalu lama, sekitar akhir tahun 2010 ini. Telat yah, padahal Paramore sudah terbentuk sejak 2004. By the way, ada yang gak kenal Paramore? Kalau film Twillight tau gak? Apa hubungannya antara Paramore dengan Twillight? Di film Twillight, Paramore ikut ambil bagian dalam mengisi Original Soundtrack (OST) Twillight. Judul lagunya Decode.

 

Bali

Waktu : Rabu, 17 Agustus 2011
Lokasi : Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali

Harga Tiket konser Paramore di Bali :

NO PRESALE Ticket :

– Festival A : Rp 600,000
– Festival B : Rp 400,000

———————————–

Jakarta

Waktu : Jum’at, 19 Agustus 2011
Lokasi : Pantai Carnaval Ancol Jakarta

Harga tiket Paramore di Jakarta :

PRESALE Ticket (3,000 tickets) :

– Festival A : Rp 600,000
– Festival B : Rp 400,000

Tiket dapat dibeli mulai hari Minggu tanggal 8 Mei 2011 pukul 10:00 WIB di :

– Jakarta :  Thamrin City, GWH function hall Lt. 2
– Bandung : Outlet BLACK ID)

NORMAL Ticket :

– Festival A : Rp 700,000
– Festival B : Rp 500,000

NB :
– Festival A : Front
– Festival B : Back

Ticket Box Konser Paramore di Jakarta dan Bali selengkapnya :

Ticketbox Konser Paramore Indonesia Jakarta Bali 2011 Paramore Akan Konser Di Indonesia (Jakarta dan Bali) Bulan Agustus 2011

No. 2 Ticket Station (online), detail : http://www.my-ticketstation.com/tix2/p/116/paramore-live-in-indonesia-2011. (pembelian tiket secara online bisa menggunakan credit card)

Silakan klik gambar daftar ticket box konser Paramore di atas untuk memperbesar gambar. Daftar ticket box Paramore di atas diambil dari situs ShowMaxx Entertainment selaku promotor. (http://www.showmaxxentertainment.com/ticketbox.html).

Disini saya bukan selaku pihak panitia, oleh karena itu dimohon untuk dicek kebenaran informasi disini melalui situs ShowMaxx Entertainment selaku promotor di http://www.showmaxxentertainment.com.

Informasi waktu dan prosedur pembelian tiket, silakan hubungi nomor telepon ticket box yang tersedia.

Hati-hati terhadap penipuan penjualan tiket konser Paramore. Biar gak ketinggalan informasi atau mau tanya-tanya lebih jelasnya, sebaiknya gabung dengan fans grup ShowMaxx Entertainment selaku promotor yang resmi di:

– Facebook : (ShowMaxx Entertainment) http://www.facebook.com/pages/ShowMaxx-Entertainment/214039451955244
– Twitter : @ShowMaxxEnt

thx infox : galuhristyanto.web.id

%d blogger menyukai ini: