Ponsel Bentuk Bar Tetap Digemari Orang


Di tengah maraknya ponsel QWERTY dan sekarang ponsel berlayar sentuh, Sony Ericsson ternyata masih bersikukuh menyediakan ponsel bar yang klasik. Terakhir adalah tipe yang diberi nama Sony Ericsson Cedar. Kenapa?

Menurut Samudro Seto, Product Group Marketing Manager Sony Ericsson Indonesia, Ponsel tipe bar ternyata masih digemari. Smartphone memang menjadi masa depan dan pertumbuhan tinggi, namaun kata Seto, ponsel kelas menengah berbentuk bar yang nyaman dipegang satu tangan dengan keypad alphanumeric masih menjadi andalan.

“Ini malah penjualannya yang paling tinggi saat ini,” kata Seto sambil menunjuk ponsel Sony Ericsson Naite, ponsel bar yang sudah beredar sejak setahun lalu. Namun, ia enggan memberikan berapa angka penjualan tersebut.

Dengan pertimbangan inilah yang membuat vendor tersebut masih setia dengan merilis ponsel bar. Seto mengatakan, Cedar merupakan lanjutan dari Naite dengan penambahan beberapa firu baru.

“Ini sebenarnya kelanjutan dari Sony Ericsson Naite. Termasuk dalam portofolio ponsel Green Heart, produk ramah lingkungan yang dikembangkan Sony Ericsson,” ujar Samudro Seto, Product Group Marketing Manager Sony Ericsson, Kamis (14/10/2010) di Jakarta.

Baik Sony Ericsson Cedar maupun Naite sama-sama telah mendukung akses internet kecepatan tinggi melalui layanan HSDPA (high speed downlink packet access). Bentuknya pun relatif sama dengan model bar yang pas di genggaman tangan.

“Yang membedakan, adalah adanya widget manager. Di sini kita bisa melihat update Facebook, Twitter, MySpace, dan lainnya,” jelas Seto. Widget tersebut saat diaktifkan akan bisa langsung diakses dari layar depan (homescreen) dan menampilkan arus timeline dan update status layanan jejaring sosial tersebut.

Pengguna dapat juga langsung upload foto dari ponsle tersebut ke layanan jejaring sosial Facebook. Sayangnya kamera yang disertakan hanya VGA sehingga tidak dapat menghasilkan kualitas foto yang istimewa jika dilihat melalui komputer/PC. Seto mengakui memang ponsel tersebut tidak ditujukan untuk pengguan yang butuh layanan multimedia. Memori yang disediakan pun hanya internal memori 100 MB.

Menurut Seto, dengan fitur koneksi internet kecepatan tinggi dan aplikasi sosial media yang lengkap, ponsel ini termasuk terjangkau. Harganya dibanderol Rp 899.000. Cedar sudah tersedia di Indonesia sejak awal Oktober 2010 dan akan tersebar di gerai-gerai ponsel mitra Sony Ericsson dalam waktu dekat di berbagai daerah. (kompas)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: