Juara Robot Regional, UGM Incar Pemenang di Nasional


Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada sukses meraih juara pertama untuk kategori Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional III yang digelar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Tak hanya itu, UGM berhasil meraih juara pertama di kategori Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) divisi robot beroda dan berkaki. Sementara untuk kategori KRCI divisi battle, UGM harus puas meraih posisi ketiga.

Ketua tim robot KRI UGM, Ely Afridiana Kuncoro, saat ditemui detikINET setelah pertandingan di GOR UNY, mengatakan bahwa puas dalam KRI dan KRCI tahun ini, tim yang dipimpinnya masih solid dan mereka yakin bisa meraih juara lagi di Kontes Robot Nasional di bulan Juni 2010.

Dibantu dua anggota tim inti lainnya yaitu, Aditya Rifki DPP dan Trianto. Mereka mempersiapkan robot ini sudah sejak awal bulan Desember tahun lalu. Tim yang didukung kru Eko Pujiyanto dan Wasis Adi Prasetyo ini didampingi oleh seorang dosen yaitu, Dr. Eng. Herianto, S.T., M.Eng.

“Sudah sampai 3 kali kami ganti desain robot. Namun dukungan penuh baik dari universitas, teman, dan keluarga membuat kami pantang menyerah,” ujarnya, Sabtu malam (15/5/2010).

Namun, lanjut Ely, faktor kondisi lapangan juga memiliki andil dalam berhasil-tidaknya menjalankan robot mereka. “Kondisi lapangan yang berbeda antara tempat latihan dan arena perlombaan membuat kami sedikit kesulitan dalam men-set ulang. Tapi kami berusaha sebaik mungkin mengatasinya, ” tambahnya.

Sedangkan ketua tim robot KRCI UGM, Ardy Seto Priambodo, saat ditemui detikINET dalam waktu yang sama, mengatakan sedikit kecewa untuk pertandingan battle yang hanya berhasil meraih posisi ketiga.

“Ya, kami sedikit kecewa. Namun kami masih punya kesempatan untuk memperbaikinya di kontes nasional nanti,” ujarnya yakin. Dibantu dua teman satu tim intinya yaitu, Ardana Tetra dan Bagas Wahyu Wijayanto ini melakukan persiapan sejak bulan Februari.

Kedua tim kompak mengatakan mereka akan berjuang di kancah nasional. Didukung oleh berbagai pihak termasuk tim supporter yang saat itu hadir sekitar 100 orang, membuat suasana pertandingan ramai dengan lagu yel-yel membangkitkan semangat para tim yang bertanding.

Semua tim yang unjuk kebolehan, berusaha tampil sebaik mungkin karena inilah tahun terakhir mereka berkompetisi. Mereka hanya berkesempatan unjuk gigi 1 kali selama menjadi mahasiswa, tahun berikutnya tongkat perjuangan itu harus diperjuangkan oleh adik-adik angkatannya. ( eno / eno )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: